Dampak cuaca buruk, pasokan ikan tuna di Purwokerto berkurang

id pasar manis

Dampak cuaca buruk, pasokan ikan tuna di Purwokerto berkurang

Titi (57) salah satu pedagang ikan di Pasar Manis Purwokerto (wuryanti puspitasari)

Purwokerto (Antaranews Jateng) - Pasokan ikan tuna dari nelayan ke pedagang di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami penurunan akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu belakangan.

"Stok ikan tuna berkurang, bahkan hari ini kosong," kata salah satu pedagang ikan di Pasar Manis Purwokerto, Titi (57) di Purwokerto, Selasa.

Dia mengatakan biasanya pasokan ikan tuna lancar dan antusiasme masyarakat membeli ikan tuna pun cukup tinggi.

Dia mengatakan menurut kabar yang beredar di kalangan pedagang, penurunan pasokan ikan tuna merupakan akibat dari cuaca buruk dan gelombang tinggi.

"Kabarnya nelayan susah melaut karena gelombang tinggi jadi hasil tangkapan sedikit, susah," katanya.

Selain ikan tuna, kata dia, pasokan ikan belanak pun mengalami penurunan akibat cuaca buruk.

Sementara ketersediaan ikan tongkol dan ikan kembung masih relatif banyak dan harganya pun cenderung stabil.

"Kalau ikan tongkol, dan ikan kembung, pasokan masih banyak dan harganya juga tidak ada kenaikan masih seperti biasa," katanya.

Dia menyebutkan harga ikan tongkol sekitar Rp30 ribu per kilogram, sementara ikan kembung juga sekitar Rp30 ribu per kilogram.

Sementara pedagang lainnya, Budi (40) mengatakan pasokan cumi dan udang juga normal meskipun cuaca sedang tidak bersahabat bagi nelayan.

"Udang sama cumi pasokan masih normal seperti biasa, harganya juga masih seperti biasa tidak ada kenaikan," katanya.

Dia mengatakan harga udang ukuran besar sekitar Rp80 ribu per kilogram sementara yang berukuran kecil Rp60 ribu per kilogram.

"Harga cumi ukuran sedang Rp60 ribu per kilogram," katanya.

Selain itu, kata dia, antusiasme masyarakat membeli udang dan cumi di Pasar Manis Purwokerto juga masih tinggi seperti biasanya.

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar