Tsonga raih gelar di Montpellier

id kapten tim tenis

Tsonga raih gelar di Montpellier

Arsip - Kapten tim tenis Prancis Yannick Noah dan Jo-WIlfried Tsonga mencium piala usai memenangkan pertandingan final Davis Cup antara Prancis dengan Belgia di Stade Pierre Mauroy, Lille, Prancis, Minggu (26/11/2017). (REUTERS/Yves Herman)

Jakarta (Antaranews Jateng) - Jo-Wilfried Tsonga meraih gelar ATP Tour pertamanya dalam lebih dari 15 bulan, pada Minggu, dengan mengalahkan rekan senegaranya Pierre-Hugues Herbert 6-4, 6-2 pada turnamen Open Sud de France.

Petenis berusia 33 tahun, yang terakhir kali mengangkat trofi di Antwerp (mengalahkan Schwartzman) pada Oktober 2017 itu, hanya kehilangan empat poin dari servis pertamanya (27/31) untuk menang dalam 73 menit.

Tsonga kehilangan tujuh bulan dalam musim kompetisi ATP Tour 2018 menyusul pengunduran dirinya pada semifinal Montpellier tahun lalu, untuk menjalani operasi lutut kiri pada April.

"Saya sangat gembira dengan cara saya bermain pekan ini," kata Tsonga. "Momen yang luar biasa bagi saya menang di Montpellier... Saya sudah melakukan banyak usaha untuk kembali [di sini], sejauh ini, ini adalah ganjaran yang baik dan saya berharap saya akan bisa terus bermain pada level ini," katanya seperti dilansir laman ATP, Senin.

Peringkat 210 dalam ATP Ranking, Tsonga adalah pemain dengan peringkat terendah yang meraih gelar ATP Tour sejak Pablo Andujar mengangkat trofi Grand Prix Hassan II di Marrakech 10 bulan lalu. Tsonga memperpanjang catatan tak terkalahkan dalam FedEx ATP Head2Head melawan Herbert menjadi tiga pertandingan.

Pada final antar petenis Prancis yang kedua kalinya berturut-turut di Montpellier, Tsonga menjadi petenis Prancis yang meraih gelar ketujuh dalam turnamen tersebut dalam sembilan tahun sejarahnya. Yang lainnya adalah Gael Monfils (2010, 2014), Richard Gasquet (2013, 2015-2016) dan Lucas Pouille (2018) dalam daftar juara tuan rumah.

Sementara unggulan ketujuh Herbert, bertanding dalam final tunggal putra ATP Tour ketiganya, ingin mengangkat trofi tunggal pertamanya. Petenis Prancis, yang diproyeksikan akan meningkat ke peringkat tertinggi dalam karirnya, 36, dalam ATP Ranking pada 11 Februari itu, juga berakhir sebagai runner-up di Winston-Salem (kalah oleh Anderson) pada 2015 dan Shenzhen (kalah oleh Nishioka) tahun lalu. Bulan lalu, Herbert berpasangan dengan Nicolas Mahut mengalahkan Henri Kontinen dan John Peers pada final Australian Terbuka.

"Pertandingan yang sulit melawan Jo," kata Herbert. "Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang berat dan ia mengungguli saya sepenuhnya sepanjang final. Ia pemain yang lebih baik hari ini. Saya senang dengan pekan saya, saya memainkan lima pertandingan pada level atas, dan saya menanti sisa musim ini. [Saya akan] berusaha menjaga permainan bagus ini."

 
Baca juga: Tsonga jinakkan Shapovalov
 


 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar