Desa di Pekalongan wajib berinovasi hadapi globalisasi

id Inovasi , Bupati Pekalongan

Desa di Pekalongan wajib berinovasi hadapi globalisasi

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menijau stan makanan dan produk kreatif pada acara Bursa Inovasi Desa Tahun 2018, di Internasional Batik Center (IBC) Pekalongan, Rabu. (Foto Kutnadi)

Pekalongan (Antaranews Jateng) - Menghadapi era globalisasi dan gaya hidup milineal maka setiap desa wajib berinovasi sesuai dengan potensi dan kemampuannya,' kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.
     
"Banyak inovasi-inovasi bagaimana membangun desa baik dari aspek pemberdayaannya maupun interpreneur desa. Oleh karena, kami minta desa wajib berinovasi di tengah pertarungan industri global dan gaya hidup milenial," katanya saat acara Bursa Inovasi Desa Tahun 2018, di Internasional Batik Center (IBC) Pekalongan, Rabu.
     
Menurut dia, banyak potensi wilayah desa yang bisa diangkat potensinya dan berinovasi karena memiliki sumber daya manusia, sumber daya sosial yaitu ada rasa guyub, solidaritas, dan humanis yang masih tinggi.
     
Apalagi, kata dia, wilayah desa di Kabupaten Pekalongan juga banyak dikaruniai sumber daya alam (SDA) yang memiliki beragam potensi.
   
 "Kami contohkan, yaitu makanan saja sudah sangat bervariasi seperti ada gula, buah-buahan, dan sayuran. Kita akan kembangkan kekuatan desa ini secara bertahap," katanya.
     
Ia mengatakan kekuatan di desa tersebut akan tetap bertahan apabila SDA tetap terjaga dan didukung makanan tradisional yang memadai. 
     
"Inilah yang akan menjadi daya tahan desa-desa yang ada dalam rangka untuk bersaing dengan toko modern. Pemkab akan melakukan sinergi dan kolaborasi dengan waralaba baik toko yang berjaring nasional maupun toko-toko yang ada, di samping itu dengan e-warung," katanya.
     
Menurut dia, sejauh ini inovasi yang menonjol di sektor pariwisata, seperti pengelolaan pantai dan wisata-wisata alam.
     
"Sebagai contoh Pantai Wonokerto yang dulunya zero (0) pendapatan, namun sekarang sudah mulai bagus. Berdasar laporan 4 bulan ini sudah mengantongi pendapatan Rp300 juta," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar