Pascakebakaran Pasar Legi, TPID buka kios di pasar lain

id Kios tpid, pasar nusukan

Pascakebakaran Pasar Legi, TPID buka kios di pasar lain

Kios Pangan Kita yang akan melebur menjadi satu dengan Kios TPID rencananya akan dibuka di Pasar Nusukan dan Pasar Gede (Foto: Aris Wasita)

Solo (Antaranews Jateng) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta menyatakan akan tetap membuka Kios TPID di beberapa pasar tradisional meski Pasar Legi yang direncanakan menjadi salah satu lokasi terpilih mengalami kebakaran beberapa waktu lalu.

"Awalnya lokasi pertama adalah di Pasar Legi karena pasar ini kan pasar induk, tetapi karena terbakar maka kami berpindah lokasi ke Pasar Nusukan," kata Wakil Ketua TPID Kota Surakarta Bandoe Widiarto di Solo, Rabu.

Adapun, Pasar Nusukan juga merupakan salah satu pasar besar yang banyak digunakan oleh para pedagang kecil untuk melakukan kulakan.

"Selain itu kami juga akan membangun Kios TPID di Pasar Gede. Tujuannya yaitu menjaga stabilitas harga di pasaran," katanya.

Ia mengatakan kios tersebut akan menyediakan beberapa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu.

"Tidak menutup kemungkinan kami juga akan menambahkan komoditas pokok lain," katanya.

Menurut dia, langkah tersebut penting dilakukan mengingat kemungkinan terjadinya gejolak harga sewaktu-waktu. Oleh karena itu, langkah antisipasi melalui keberadaan kios tersebut tetap penting dilakukan.

Ia mengatakan nantinya Kios Pangan Kita yang sebelumnya sudah dilaksanakan oleh Perum Bulog akan melebur menjadi satu dengan Kios TPID tersebut karena tujuannya sama.

"Daripada dikerjakan masing-masing, lebih baik bersama-sama dengan TPID. Tujuannya kan sama, yaitu melayani kebutuhan masyarakat dan pengendalian inflasi," kata Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Surakarta tersebut.

Adapun, Kios Pangan Kita menyediakan sejumlah komoditas pokok dengan harga yang terjangkau. Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta Titov Agus Sabelia mengatakan beberapa komoditas pokok tersebut di antaranya gula pasir Manis Kita dijual dengan harga Rp11.500/kg dan tepung terigu Rp6.900/kg.

Selain itu, untuk beras saset dengan isi 200 gram harganya Rp2.300/saset, gula pasir curah Rp10.600/kg, dan harga beras kemasan 5 kg yaitu Rp60.000/kemasan.
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar