IARMI: Bela Negara Bukan Hanya Kegiatan Militer

id nur rochaeti, iarmi , menwa

IARMI: Bela Negara Bukan Hanya Kegiatan Militer

Ketua DPK IARMI Semarang Dr. Nur Rochaeti, S.H., M.Hum. (Foto: Dok. DPK IARMI Kota Semarang)

Tiga unsur dasar wawasan kebangsaan: wadah (contour), isi (content), dan tata laku (conduct).
Semarang (Antaranews Jateng) - Ketua DPK IARMI Semarang Dr. Nur Rochaeti, S.H., M.Hum. menegaskan bahwa bela negara bukan hanya kegiatan fisik atau dalam kegiatan militer, melainkan pada sikap perilaku.

"Tentunya, sikap perilaku yang mencerminkan pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan keseharian yang beretika, bermoral, dan kecintaan pada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," kata Eti, sapaan akrab Nur Rochaeti, di hadapan mahasiswa baru Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini Semarang, Selasa.

Eti yang juga dosen Program Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang berpesan kepada mereka agar berperilaku dan bertanggung jawab terhadap kewajiban sebagai mahasiswa secara akademik, berprestasi, berbudaya, peka terhadap kondisi di lingkungannya.

Sebagai generasi yang penuh semangat, kata dosen Akademi Kepolisian (Akpol) itu, mahasiswa memberikan kontribusi dalam mengisi pembangunan di semua aspek.

Dalam materi berjudul Bela Negara dan Tantangan Saat Ini, Eti menyebutkan tiga unsur dasar wawasan kebangsaan, yaitu wadah (contour), isi (content), dan tata laku (conduct).

Unsur contour, kata Eti, bangsa Indonesia mempunyai organisasi kenegaraan, sedangkan content berhubungan dengan aspirasi bangsa yang berkembang di tengah masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional.

Eti mengemukakan bahwa unsur conduct meliputi tata laku lahiriah dan batiniah. Tata laku lahiriah, yaitu tindakan dan perilaku dari bangsa Indonesia, sedangkan tata laku batiniah mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia.

Selain itu, mencerminkan identitas kepribadian/jati diri bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang mempunyai rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menyebabkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam segala aspek kehidupan nasional.

Acara tersebut dihadiri pula sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Kota Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPK IARMI) Semarang.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar