Seorang anak ditemukan meninggal di kolam

id tenggelam

Seorang anak ditemukan meninggal di kolam

Kondisi kolam renang umum Umbul Temanten di Desa Pengging Kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali, Minggu. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (Antaranews Jateng) - Seorang anak Rafa Ridho (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia karena tenggelam di kolam renang Umbul Temanten Desa Pengging, Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu.

Korban bersama ibu kandungnya Suyatmi, warga Dukuh Mranggen, Desa Pandeyan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo awalnya asyik berenang di kolam renang dengan kedalaman sekitar 40 centrimeter atau dangkal dengan pembatas di Umbul Temanten, sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban merasa aman dan kemudian ibunya naik dari kolam renang dan menuju joglo yang tempatnya tidak jauh dari kolam pemandian bersama seratusan pengunjung lainnya.

Tri Yanto (34), salah satu pengunjung di Umbul Temanten beberapa saat kemudian kakinya tiba-tiba terasa menyentuh seperti badan orang di dasar kolam dengan kedalaman sekitar dua meter.

Namun, setelah dilihat ternyata ada tubuh korban tenggelam di dasar kolam renang.

Saksi Tri Yanto kemudian meminta bantuan pengunjung lainnya untuk mengangkat tubuh korban. Tubuh korban setelah berhasil evakuasi langsung dibawa ke Rumah Sakit Milla Husada, Kecamatan Banyudono. Namun, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Polsek Banyudono AKP Suradi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah tidak tertolong jiwannya dengan mulutnya dalam kondisi berbusa.

"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi, termasuk pengelola objek wisata itu. Dari hasil pemeriksaan disimpulkan penyebab kecelakaan air akibat kelalaian orang tua korban," kata dia.

Wardoyo (58), pengelola tempat wisata itu, mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan kecelakaan air antara lain dengan menyediakan kolam khusus anak di Umbul Temanten.

"Papan peringatan terhadap pengunjung juga terpasang di beberapa lokasi. Hal itu untuk mengingatkan para orang tua untuk selalu waspada dan berhati-hat," katanya.

Pihaknya juga sudah menyediakan ban pelampung untuk menjaga keselamatan perenang atau pengunjung.

Kejadian itu, murni musibah yakni akibat kelalaian orang tua anak yang melepas begitu saja di kolam renang.
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar