Penyelundupan 48 ton beras ke Kalimantan digagalkan

id penyelundupan beras, kalimantan

Penyelundupan 48 ton beras ke Kalimantan digagalkan

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menunjukkan tumpukan beras yang digagalkan saat akan diselundupkan ke Kalimantan melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu. (Foto: I.C.Senjaya)

Semarang (Antaranews Jateng) - Kepolisian Resor Kota Besar Semarang menggagalkan pengiriman 48 ton beras Bulog tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang seharusnya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji di Semarang, Rabu, mengatakan, sebanyak 42 ton beras yang diangkut dengan dua peti kemas tersebut rencananya akan dikirim melalui jalur laut.

Pengungkapan itu sendiri berawal ketika petugas mencurigai keberadaan truk pengangkut peti kemas berisi beras itu.

Ketika pengemudi truk ditanya petugas, kata dia, mereka mengaku kalau beras itu akan dibawa ke Klaten, Jateng, untuk diproses lebih lanjut

"Tidak mungkin kalau ke Klaten lewat pelabuhan. Setelah diperiksa intensif, sopir truk tersebut akhirnya mengaku jika berat tersebut akan dikirim ke Kalimantan," katanya.

Polisi sendiri masih mendalami keterlibatan pihak-pihak dalam penyelundupan itu.

Dari keterangan sopir truk peti kemas, kata dia, beras-beras tersebut milik seseorang bernama Esti Isniyati.

Sementara puluhan ton beras itu dibeli dari UD DM Putra Purwodadi yang diketahui merupakan mitra kerja Perum Bulog dalam pengadaan pangan.

Kepolisian sendiri, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan juga memeriksa pihak Bulog yabg diduga mengentahui keberadaan beras-beras ini.

Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar