Purbalingga (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, memprogramkan penguatan sektor ekonomi dan sumber daya manusia (SDM) dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 guna mendorong pemerataan pembangunan dan ketahanan sosial.

"Pembangunan 2027 kita arahkan agar lebih merata, berkualitas, dan berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam membuka akses ekonomi dan memperkuat ketahanan sosial," kata Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kabupaten Purbalingga di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, Kamis (2/4).

Ia mengatakan arah pembangunan 2027 mengusung tema "Akselerasi Infrastruktur Dasar dan Pariwisata Berkelanjutan untuk Mendorong Pemerataan Ekonomi dan Ketahanan Sosial".

Menurut dia, peningkatan kualitas infrastruktur tetap menjadi prioritas, khususnya untuk mendukung konektivitas wilayah dan akses menuju destinasi wisata, termasuk melalui program peningkatan jalan kabupaten.

Selain itu, penguatan layanan dasar seperti air bersih, sanitasi, pendidikan dan kesehatan juga terus didorong guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Di sektor ekonomi, Pemkab Purbalingga menargetkan pertumbuhan yang lebih inklusif melalui pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, penguatan koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta modernisasi sektor pertanian berbasis teknologi.

"Ekonomi tidak hanya tumbuh, tapi harus dirasakan semua lapisan masyarakat. Karena itu kita dorong UMKM, pertanian modern dan ekosistem digital," katanya.

Ia mengatakan upaya peningkatan kualitas SDM juga menjadi fokus, antara lain melalui penguatan sarana pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta perluasan akses layanan kesehatan.

Menurut dia, pemerintah daerah juga menyiapkan program beasiswa vokasi dan reformasi Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.

Di sisi lain, reformasi birokrasi terus dilakukan guna menciptakan pemerintahan yang profesional dan berintegritas, serta memastikan seluruh program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

"Capaian pembangunan tahun 2025 menjadi modal penting dalam menyusun kebijakan ke depan, di antaranya perbaikan jalan sepanjang 92,5 kilometer dan penanganan tebing sungai dengan total anggaran puluhan miliar rupiah," katanya.

Selain itu, kata dia, berbagai program sosial dan ekonomi seperti penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), penyelenggaraan kegiatan daerah, serta penyediaan ribuan lowongan kerja turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati mengatakan capaian tersebut tercermin pada indikator makro, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 71,71, penurunan angka kemiskinan menjadi 12,55 persen, serta tingkat pengangguran terbuka yang turun menjadi 4,83 persen.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga Herni Sulasti mengatakan penurunan angka kemiskinan di Purbalingga yang sebesar 1,63 persen pada 2025 menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Tengah.

"Ke depan, fokus kita adalah penanganan kelompok rentan agar penurunan kemiskinan bisa lebih signifikan," katanya.

Musrenbang tersebut dihadiri oleh pimpinan DPRD, Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, serta unsur masyarakat dan pelaku usaha.


Baca juga: Polres Purbalingga sediakan layanan medis-psikososial di tempat wisata