Logo Header Antaranews Jateng

BPJS Pekalongan-Duta Muda perkuat edukasi kepesertaan jaminan kesehatan

Jumat, 8 Mei 2026 16:06 WIB
Image Print
Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan dan Kedeputian Wilayah VI Nadi Pertiwi sedang menyampaikan pentingnya mengikuti kepesertaan jaminan kesehatan pada warga di Batang, Kamis 97/5.2026). (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Jawa Tengah, menggandeng kalangan generasi muda memperkuat upaya edukasi kepesertaan jaminan kesehatan sebagai bagian dari strategi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepesertaan aktif.

"Selain itu melalui program Duta Muda ini, langkah ini sekaligus untuk mendukung pengembalian status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di sejumlah daerah wilayah kerja," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Sri Mugirahayu di Batang, Jumat.

Menurut dia, pihaknya terus melakukan berbagai pendekatan edukatif kepada masyarakat agar pemahaman mengenai pentingnya jaminan kesehatan semakin meningkat.

Edukasi ini, kata dia, tidak hanya menyasar masyarakat umum tetapi juga pada generasi muda yang dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sebayanya.

"Kami menargetkan akhir 2026 ini bisa mengembalikan status kepesertaan oada tiga daerah tersebut menjadi UHC Prioritas salah satunya melalui peran Duta Muda ini," katanya.

Ia berharap melalui program Duta Muda ini mampu menjadi penyambung informasi sekaligus penggerak literasi digtal dan kesehatan di kalangan generasi muda.

Kehadiran anak-anak muda, kata dia, dinilai efektif untuk menyampaikan pesan-pesan edukasi dengan pendekatan yang lebih dekat, komunikatif, dan mudah diterima oleh teman sebaya.

"Kehadiran Duta Muda ini diharapkan sebagai generasi muda yang mampu mengambil peran nyata dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju tercapainya kembali status UHC Prioritas," katanya.

Duta Muda BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan dan Kedeputian Wilayah VI Nadi Pertiwi mengaku dirinya bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan edukasi BPJS Kesehatan.

"Kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengajak generasi muda memahami manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak dini. Kami sudah sosialisasi ke teman-teman di SMA/SMK di Kabupaten/Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Batang," katanya.

Menurut dia, pemahaman mengenai BPJS Kesehatan penting dikenalkan sejak usia muda agar masyarakat memiliki kesiapan lebih awal ketika sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan.

"Selain itu, generasi muda juga perlu memahami bahwa kepesertaan aktif merupakan bentuk perlindungan jangka panjang bagi diri sendiri maupun keluarga," kata putri dari mantan seorang jurnalis tersebut



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026