Logo Header Antaranews Jateng

Jalan sehat, cara ribuan buruh di Purbalingga rayakan May Day

Jumat, 1 Mei 2026 14:09 WIB
Image Print
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif (kiri) memberi sambutan sebelum melepas peserta jalan sehat dalam rangka Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Objek Wisata Purbasari Pancuran Mas, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026). ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga

Purbalingga (ANTARA) - Ribuan buruh di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, merayakan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan mengikuti kegiatan jalan sehat yang berlangsung meriah bersama keluarga dalam suasana penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Objek Wisata Purbasari Pancuranmas, Kecamatan Padamara, Purbalingga, Jumat, dan dibuka langsung oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif didampingi istri, Sekretaris Daerah Purbalingga Herni Sulasti, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Purbalingga.

Dalam sambutannya, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan perayaan May Day tahun 2026 dikemas dengan nuansa positif, sehat, dan penuh kebersamaan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan buruh beserta keluarga.

"Jalan sehat ini menjadi agenda yang positif di May Day, bermanfaat untuk semuanya dan menyehatkan," katanya.

Bupati mengharapkan momentum Hari Buruh Internasional dapat semakin meningkatkan kesejahteraan pekerja di Purbalingga, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Selain jalan sehat, rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam bersama serta pelayanan publik seperti perpanjangan surat izin mengemudi (SIM), pembayaran pajak kendaraan, dan cek kesehatan gratis.

Para buruh mendapatkan akses gratis masuk ke objek wisata tersebut, sedangkan keluarga dan kerabat memperoleh tiket dengan harga terjangkau. Kegiatan juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize berbagai hadiah menarik.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Purbalingga Mukodam mengatakan peringatan May Day kali ini dikemas dengan nuansa rekreasi guna mempererat kebersamaan.

Ia menilai kondisi hubungan industrial di Purbalingga saat ini cukup kondusif, dengan kontribusi besar dari buruh dan pengusaha terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purbalingga pada tahun 2025 tercatat mencapai 5,92 persen. Tentu capaian tersebut tidak lepas dari peran para pekerja," katanya.

Ia mengakui dinamika ketenagakerjaan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) masih mungkin terjadi.

Kendati demikian, pemerintah daerah terus berupaya agar serapan tenaga kerja lebih besar dibandingkan jumlah PHK, salah satunya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Panitia Kegiatan Maryoto mengatakan peringatan May Day tersebut mengusung tema kolaborasi bersama dalam mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.

"Kegiatan ini bertujuan memperkuat kebersamaan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah," katanya.

Ia mengatakan kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Forum Komunikasi Hubungan Industrial (FKHR) Purbalingga, serta pengelola Purbasari Pancuranmas.

Melalui kolaborasi tersebut, dia mengharapkan tercipta hubungan industrial yang harmonis dan dinamis, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan pekerja serta iklim usaha yang kondusif di daerah.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026