Logo Header Antaranews Jateng

Wakil Bupati: TMMD memperkuat semangat gotong royong di Purbalingga

Selasa, 10 Februari 2026 15:56 WIB
Image Print
Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani dan Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria menunjukkan dokumen program kegiatan TMMD yang baru ditandatangani dalam Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung I Tahun 2026 di halaman Pendopo Dipokusumo, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026). ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga

Purbalingga (ANTARA) - Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menilai Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 menjadi sarana strategis untuk memperkuat semangat gotong royong sekaligus mempercepat pembangunan desa di daerah itu.

Saat menjadi inspektur upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 yang digelar di halaman Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, dia mengatakan TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat yang terus berjalan dari tahun ke tahun dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di wilayah perdesaan.

"TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Inilah kekuatan utama dalam mendorong percepatan pembangunan desa," katanya.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan TMMD, baik melalui dukungan anggaran maupun sinergi program lintas sektor.

TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, kata dia, Pemkab Purbalingga mengalokasikan anggaran melalui APBD sebesar Rp220 juta.

"Total anggaran TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 mencapai Rp499 juta yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp279 juta serta APBD Kabupaten Purbalingga sebesar Rp220 juta," katanya.

Menurut dia, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 berlangsung selama 30 hari, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan terpusat di Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol.

Ia mengatakan program TMMD sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Purbalingga lima tahun ke depan, yakni Akselerasi Pembangunan Kolaboratif untuk Purbalingga Mandiri dan Sejahtera.

Oleh karena itu, kata dia, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat berperan aktif menyukseskan program tersebut.

Ia mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaat TMMD dapat dirasakan secara berkelanjutan.

"Tema TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa, mengandung makna bahwa kemajuan bangsa bermula dari desa dan pembangunan akan berhasil apabila seluruh elemen melangkah bersama dalam satu tujuan," kata Wabup.

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer 0702/Purbalingga Letnal Kolonel Infanteri Aries Ika Satria mengatakan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, memiliki sasaran fisik dan nonfisik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat desa.

Menurut dia, sasaran fisik TMMD meliputi pembukaan akses jalan baru sepanjang 600 meter dengan lebar enam meter yang dilengkapi talud, rabat beton, dan gorong-gorong, pembangunan talut pengaman, pembangunan 10 unit gorong-gorong, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH).

"Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, membuka akses antar-wilayah, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan peningkatan perekonomian masyarakat," katanya.

Selain itu, kata dia, TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan lingkungan, kebencanaan, pertanian, kesadaran hukum, bela negara, hingga pelayanan administrasi kependudukan yang melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan, dan organisasi perangkat daerah terkait.

Melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, lanjut dia, kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin kuat serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Tunjungmuli dan sekitarnya.


Baca juga: SMK di Purbalingga masuk ekosistem MBG melalui Koperasi Produsen BSB



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026