
BNN Purbalingga hadirkan layanan rehabilitasi narkoba hingga tingkat desa

Purbalingga (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menghadirkan layanan rehabilitasi narkoba hingga tingkat desa melalui peluncuran kembali Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) "Dasataka" di Desa Dagan.
Kepala BNN Kabupaten Purbalingga Nasrudin di Purbalingga, Kamis, mengatakan IBM merupakan strategi untuk memastikan kehadiran negara dalam penanganan penyalahgunaan narkotika sampai ke satuan pemerintahan terkecil.
"IBM ini dirancang dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat melalui agen pemulihan dengan memanfaatkan potensi serta kearifan lokal," katanya.
Menurut dia, pendekatan berbasis masyarakat tersebut ditujukan bagi penyalahguna narkotika kategori ringan agar dapat pulih, kembali produktif, dan berfungsi sosial di lingkungannya.
Secara nasional, kata dia, pada tahun 2026 terdapat 232 unit IBM yang terdiri atas 218 unit IBM berkelanjutan dan 14 unit IBM baru.
Ia mengatakan IBM "Dasataka" yang merupakan akronim dari "Dagan Sehat Tanpa Narkoba" termasuk dalam kategori IBM berkelanjutan yang terus dibina oleh BNN Kabupaten Purbalingga.
Program tersebut pertama kali dibentuk pada 2023 dan kembali dilanjutkan pembinaannya pada 2026 karena dinilai tangguh serta masih aktif memberikan layanan rehabilitasi secara mandiri dengan dukungan pemerintah desa setempat.
Menurut dia, IBM "Dasataka" melibatkan lima agen pemulihan yang berasal dari unsur PKK, perangkat desa, karang taruna, dan tokoh masyarakat setempat.
Melalui program tersebut, mereka ditargetkan dapat merehabilitasi sedikitnya lima klien kategori ringan yang berasal dari warga Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari.
Ia menegaskan keberadaan IBM Dasataka merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani permasalahan narkoba melalui pendekatan pemberdayaan di tingkat desa.
"Dengan IBM, layanan rehabilitasi menjadi lebih dekat, mudah diakses, dan berkelanjutan di tengah masyarakat," kata Nasrudin.
Baca juga: BPBD Purbalingga siaga hadapi ancaman kekeringan kemarau 2026
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
