Logo Header Antaranews Jateng

Satu orang meninggal akibat longsor di Sangkanayu Purbalingga

Minggu, 12 April 2026 16:26 WIB
Image Print
Warga bergotong royong melakukan upaya evakuasi terhadap korban tanah dan batu longsor di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026). ANTARA/HO-Pemdes Sangkanayu

Purbalingga (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga Revon Haprindiat mengatakan satu orang meninggal dunia serta satu orang lainnya mengalami luka-luka akibat tanah dan batu longsor di Desa Sangkanayu, Minggu.

“Kami membantu proses evakuasi dan membawa korban ke rumah sakit,” katanya di Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu.

Ia mengimbau masyarakat untuk tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi.

Selain itu, kata dia, BPBD terus mendorong penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana) guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

“Masyarakat tetap tenang dan waspada dengan berbagai kemungkinan. Manakala terjadi cuaca lebih ekstrem, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri dan melakukan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan,” kata Revon.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Sangkanayu Ali Nur Setiawan mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.55 WIB di pemukiman warga RT 14 RW 5, Dusun Tambleg Pondokangka, Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet.

Menurut dia, longsor bermula saat material batu berukuran besar jatuh dari tebing dan menghantam bagian dapur rumah warga.

Karena kejadiannya berlangsung sangat cepat, kata dia, korban yang berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri.

“Batu besar yang jatuh dari tebing itu langsung menimpa area dapur saat para korban sedang berada di dalam rumah,” katanya.

Ia mengatakan kejadian tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Yanti (37) meninggal dunia di lokasi, sedangkan Kasini (34) mengalami luka-luka serius.

Menurut dia, warga bersama perangkat desa kemudian melakukan evakuasi korban dari reruntuhan bangunan dapur yang terdampak longsor.

“Kami bersama warga berhasil melakukan proses evakuasi di area reruntuhan bangunan dapur tersebut,” katanya.

Ali mengatakan kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bobotsari untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026