2 peleton personel gabungan disiagakan antisipasi banjir di Batang

id Polres Batang, antisipasi banjir

2 peleton personel gabungan disiagakan antisipasi banjir di Batang

Bupati Batang Wihaji bersama Kapolres AKBP Abdul Waras, dan Dandim 0736/Batang melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Desa Denasri Kulon. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, menyiagakan  2 peleton untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir di wilayah setempat seiring dengan meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir ini.

"Kita sudah siapkan 2 peleton bergabung dengan anggota Kodim 0736/Batang dan petugas BPBD untuk membantu evakuasi para korban banjir," kata Kapolres Batang AKBP Abdul Waras di Batang, Selasa.

Menurut dia, polres juga ikut memetakan beberapa daerah yang berpotensi banjir seiring dengan melihat kondisi cuaca dan curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir ini.

Baca juga: Bupati Pekalongan pastikan pelayanan RSUD Kraron berjalan normal meski kebanjiran

"Adapun, sementara ini kami masih fokus melakukan pengamanan dan evakuasi korban banjir di wilayah yang saat ini rumahnya masih terendam," katanya.

Komandan Kodim 0736/Batang Letkol. Kav Henry Napitupulu mengatakan bahwa sesuai tupoksi Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap melakukan perbantuan pada pemerintah daerah setempat termasuk dalam penanggulangan bencana alam.

"Kami selama 1x24 jam senantiasa selalu standby. Saya sudah perintahkan pada personel yang berada di setiap koramil harus tampil membantu masyarakat saat sedang mengalami musibah atau bencana," katanya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji menyampaikan ucapan terima kasih pada jajaran Polres dan Kodim 0736/Batang yang begitu cepat melakukan gerakan penanganan bencana di daerah.

"Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres dan Dandim bersinergi dengan pemkab yang begitu cepat melakukan penanganan bencana di daerah.

Adapun beberapa wilayah desa/kelurahan yang terendam banjir yang mencapai sekitar 40 sentimeter hingga 50 sentimeter kini sudah mulai surut.

Baca juga: Banjir di Pekalongan, warga mulai derita gatal-gatal
Baca juga: Sekolah tergenang banjir, siswa SD di Kudus diliburkan
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar