172 perusahaan bakal ramaikan TKMPN XXIII di Solo

id TKMPN, Solo

172 perusahaan bakal ramaikan TKMPN XXIII di Solo

Damayanti (tengah), Soenarso (kanan), dan Toto Suharto saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: ANTARA/Aris Wasita)

Kegiatan ini merupakan ajang unjuk kebolehan dan keberhasilan dari perusahaan-perusahaan swasta nasional dan BUMN dalam mengelola mutu dan produktivitas perusahaan...

Solo (ANTARA) - Sebanyak 172 perusahaan akan meramaikan kegiatan "Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional" (TKMPN) XXIII di The Sunan Hotel Solo selama tanggal 18-22 November 2019.

"Kegiatan ini merupakan ajang unjuk kebolehan dan keberhasilan dari perusahaan-perusahaan swasta nasional dan BUMN dalam mengelola mutu dan produktivitas perusahaan, baik perorangan maupun kelompok dengan berbagai pendekatan sistem manajemen," kata Ketua Komite Pelaksana TKMPN XXIII Soenarso di Solo, Senin.

Pada kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Wahana Kendali Mutu (WKM) bekerja sama dengan Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktivitas Indonesia (AMMPI) ini, pihaknya juga akan memberikan penghargaan kepada perusahaan yang memberikan perbaikan di lingkungan masing-masing.

Baca juga: 40 Pelaku UMKM Ikuti Temu Usaha

"Beberapa tropi yang diberikan, mulai yang paling tinggi diamond, di bawahnya platinum, gold, dan silver," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PT Wahana Kendali Mutu Damayanti mengatakan pada kegiatan ini perusahaan-perusahaan tersebut akan mengirimkan timnya untuk mempresentasikan karya unggulannya.

"Tepatnya ada 419 tim penyaji yang akan melakukan presentasi. Secara keseluruhan, jumlah peserta yang akan meramaikan acara ini ada sebanyak 1.750 orang dari perusahaan-perusahaan tersebut," katanya.

Untuk memacu perusahaan dalam meningkatkan mutu dan produktivitas, setiap tahunnya para peserta yang berhasil memenangkan ajang tersebut direkomendasikan untuk mengikuti ajang serupa tingkat internasional.

Baca juga: Investor-UMKM Diminta Jalin Kerja Sama

"Untuk tahun 2020 kami akan mengirimkan kepesertaan di tingkat internasional di Bangladesh dan Australia," katanya.

Sebagaimana diketahui, WKM merupakan perusahaan konsultan pengendali mutu yang aktif memberikan pelatihan, bimbingan, dan konsultasi di bidang manajemen mutu bagi perusahaan-perusahaan BUMN, perusahaan swasta, rumah sakit, dan beberapa pihak lain.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan tersebut Sekjen AMMPI Toto Suharto mengatakan dari tahun ke tahun antusiasme perusahaan untuk mengikuti kegiatan tersebut terus meningkat.

"Dilihat dari grafik, trennya setiap tahun selalu meningkat. Tahun lalu ada sekitar 140 perusahaan yang mengikuti kegiatan ini. Ini menggambarkan minat peserta, bahwa ada manfaat yang diterima perusahaan ketika menyuruh pekerjanya mengikuti TKMPN ini," katanya.

Ia mengatakan dampak positif yang bisa dirasakan perusahaan di antaranya adalah peningkatan produktivitas dan efisiensi ongkos operasional.

Baca juga: 21 Perguruan Tinggi Ikuti Temu Karya Mahasiswa

Pewarta :
Editor: Sumarwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar