Cukup jauh, pelajar antusias kunjungi Rail Library di Stasiun Karangsari Banyumas

id rail library,stasiun karangsari,kai purwokerto

Cukup jauh, pelajar antusias kunjungi Rail Library di Stasiun Karangsari Banyumas

Sejumlah pelajar membaca berbagai koleksi buku di dalam Rail Library yang dihadirkan PT KAI Daop 5 Purwokerto di Stasiun Karangsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (10/9/2019). (ANTARA/Sumarwoto)

Banyumas (ANTARA) - Pelajar dari berbagai sekolah antusias mengunjungi Rail Library yang dihadirkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto di Stasiun Karangsari, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, guna meningkatkan minat baca.

Dari pantauan di Stasiun Karangsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Selasa, para pelajar tampak antusias memilih dan membaca buku cetak maupun digital yang disediakan di dalam Rail Library.

Selain itu, beberapa petugas PT KAI (Persero) dan anggota Komunitas Pecinta Kereta Api Spoorlimo turut membantu pelajar yang kesulitan mengakses buku digital.

Baca juga: Di perpustakaan Temanggung, bocah bisa bermain sambil membaca

Salah seorang pelajar Kelas IX SMPN 2 Cilongok, Dani Aura mengaku senang dengan kehadiran Rail Library di Stasiun Karangsari meskipun untuk menjangkaunya harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer bersama teman-temannya dari sekolah.

Kendati demikian, dia mengatakan rasa capek setelah berjalan kaki dari sekolah bisa terobati dengan membaca koleksi buku di Rail Library.

"Saya suka baca buku elektronik dan komputer," katanya.
Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan Rail Library hadir bersama rangkaian Rail Clinic di Stasiun Karangsari dalam rangka kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga sekitar stasiun tersebut.

"Selain Rail Clinic, kita dalam rangkaian kegiatan ini ada juga namanya Rail Library atau perpustakaan. Kita mengundang beberapa sekolah, ada SD, ada SMP, di lingkungan Stasiun Karangsari untuk hadir melihat-lihat, mengajak mereka untuk gemar membaca," katanya.

Menurut dia, koleksi buku di dalam Rail Library tidak hanya buku-buku cetak, juga dalam bentuk digital.

Baca juga: Perpustakaan harus inovatif tingkatkan minat baca masyarakat

Bahkan, kata dia, koleksi buku-buku tersebut lebih banyak berbentuk digital karena lebih mudah atau simpel dalam pengelolaannya serta lebih banyak alternatif atau pilihannya.

Ia mengatakan dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga membagikan kacamata secara gratis kepada 50 pelajar SD maupun SMP yang telah menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu.

"Dalam kegiatan ini, kami juga menyerahkan bantuan peralatan olahraga untuk beberapa sekolah di sekitar Stasiun Karangsari," katanya. 

Baca juga: Tingkatkan minat baca, Jateng dorong replikasi perpustakaan inklusi ke daerah lain
Baca juga: ASN Batang diajak sumbang buku ke perpustakaan
Baca juga: Kudus wacanakan pembangunan perpustakaan terbuka

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar