Jateng In Fashion diharapkan padukan desainer dengan UKM

id jateng in fashion

Jateng In Fashion diharapkan padukan desainer dengan UKM

Pelaksanaan Jateng In Fashion di Balai Merbabu, komplek PRPP Semarang. (Foto:Dokumentasi Humas Pemprov Jateng)

Semarang (ANTARA) - Kegiatan peragaan busana bertajuk Jateng In Fashion diharapkan bisa memadukan desainer, baik yang sudah ternama maupun lokal dengan para pelaku usaha kecil menengah (UKM) sehingga menghasilkan karya-karya yang semakin berkualitas.

"Dengan demikian diharapkan produk UKM kita naik kelas. Potensi ditampilkan, ada pengakuan, dan orang akan membeli," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri Jateng In Fashion yang berlangsung di Balai Merbabu, komplek PRPP Semarang.
Sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jateng didaulat menjadi peragawan dan peragawati dadakan pada Jateng In Fashion.

Selain itu ada dari Forkopimda, jajaran Dekranasda Provinsi maupun kabupaten/kota, Pemkot Semarang, serta dari kalangan perbankan yang tampil memukau.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono tampil senada dengan istrinya, Ketua Dekranasda Kota Semarang Tia Hendi pun terlihat anggun dengan batik nuansa kehitaman, sedangkan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu terlihat trendi dengan setelan celana hitam, blus putih dipadu outer merah panjang.

Ketua Dekranasda Kabupaten Temanggung Denty Eka Widi Pratiwi tampak anggun dengan gaun batik bernuansa putih merah bata, Ketua Dekranasda Kabupaten Wonosobo Fairuz Eko Purnomo mengenakan celana dan atasan lurik tabrak motif, dengan outer batik panjang, wanita berhijab ini terlihat kasual.

Ketua Harian Dekranasda Jateng Peni Rahayu pun tampil memesona dengan batik karya siswa SMK yang dilatih oleh pemprov melalui Dinas Koperasi dan UKM.

"Ini adalah batik karya anak SMK, didikan kita. Mereka membatik sendiri, karya SMK ini diselesaikan desainer Jateng juga, Ina Priyono," ujarnya bangga.

Menurut dia, Jateng in Fashion kali ini, pihaknya sengaja melibatkan semua kalangan agar semakin membangkitkan minat masyarakat terhadap batik, khususnya produk Jawa Tengah dan juga meningkatkan pembinaan terhadap UMKM batik di wilayahnya.

"Jateng in Fashion ini sekaligus untuk mengembangkan UKM kita. Selama ini mereka menjual batik baru sebatas kain. Kedepan mereka mesti lebih berkreasi, mengembangkan fesyen sehingga tidak hanya menjual kain batik, tapi juga baju yang bernilai lebih," katanya.

Jateng In Fashion juga diramaikan dengan penampilan peragawati profesional yang membawakan karya desainer terkenal seperti Fitriani Kuroda, Haryanto, Juve, Astrid Ediati, Liza Supriyadi, Rambu Risparia Rangga Mbani. (Kom)

Baca juga: Indonesian Fashion Chamber tambah 13 anggota baru
Pewarta :
Editor: Wisnu Adhi Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar