Wimboh lantik Eko Yunianto jadi Kepala OJK Surakarta

id OJK,Wimboh Santoso,Ketua Dewan Komisioner OJK,OJK Surakarta

Wimboh lantik Eko Yunianto jadi Kepala OJK Surakarta

Eko Yunianto saat dilantik sebagai Kepala baru OJK Surakarta (Foto: Aris Wasita)

Solo (ANTARA) - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso melantik Kepala baru OJK Surakarta Eko Yunianto menggantikan Kepala sebelumnya Laksono Dwionggo yang diwakili oleh Pelaksana Harian Triyoga Laksito.

"Ini tantangan besar. Kami ingin peran OJK di Surakarta ini lebih besar lagi dalam melakukan sinergi untuk meningkatkan angka pembangunan," katanya usai pelantikan di Loji Gandrung Solo, Senin.

Ia mengatakan salah satu yang harus menjadi perhatian yaitu pengembangan sektor pariwisata sesuai dengan program nasional pemerintah.

"Nasional punya program bagaimana mengembangkan pariwisata di Jawa Tengah, terutama Solo dan Jogja adalah magnet pariwisata Jateng. Saat ini juga sudah dibangun infrastruktur dan masih terus dibangun," katanya.

Ia juga memastikan OJK akan hadir di sektor apapun yang bisa dilakukan untuk mempercepat pembangunan ekonomi.

Baca juga: OJK: Perlindungan data konsumen jadi PR

"Saat ini investor banyak yang antre. Hanya bingung harus bicara dengan siapa. Ini menjadi tantangan OJK dalam melakukan sinergi. Selain itu juga bagaimana masyarakat bisa mengakses keuangan lebih besar agar inklusi keuangan bisa lebih tinggi," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Eko Yunianto yang sebelumnya bertugas di OJK Kalimantan Tengah mengatakan akan meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan Pemda dan mitra kerja terkait.

"Tujuannya agar ekonomi maupun keuangan bisa tumbuh untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Soloraya," katanya.

Sebagai langkah awal, ia juga akan melakukan pemetaan terlebih dahulu untuk selanjutnya mempelajari terkait permasalahan yang ada di Soloraya.

"Baru kemudian akan kami prioritaskan. Dari sisi koordinasi sejauh ini sudah baik, baik itu dengan Bank Indonesia (BI) maupun Pemda. Meski demikian, tentu akan kami tingkatkan lagi kerja samanya karena kami ingin pertumbuhan ekonomi lebih cepat lagi," katanya.

Baca juga: OJK batasi akses data digital pribadi bagi "fintech lending"
Baca juga: Jumlah aduan terkait "fintech" di Soloraya rendah
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar