BPBD Banyumas telah salurkan 1.395.000 liter air ke wilayah kekeringan

id kekeringan

BPBD Banyumas telah salurkan 1.395.000 liter air ke wilayah kekeringan

Tim BPBD Banyumas mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan (dok. pribadi)

Purwokerto (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, hingga saat ini sudah menyalurkan 1,39 juta liter air ke desa-desa yang mengalami kekeringan di wilayah setempat.

"Sampai dengan 31 Juli 2019, kami telah menyalurkan 279 tanki atau setara dengan 1.395.000 liter air ke wilayah terdampak kekeringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto di Purwokerto, Kamis (1/8).

Ia mengatakan, distribusi air bersih tersebut dilakukan secara berkala ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih.

"Ada 23 desa di wilayah setempat yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih," katanya.

Ia menyebutkan, 23 desa yang mengalami krisis air adalah Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, Desa Nusadadi, Desa Karanggendang dan Desa Selandaka, Desa Bogangin dan Desa Kuntil Kecamatan Sumpiuh, Desa Kediri dan Tamansari Kecamatan Karanglewas.

Baca juga: Desa terdampak kekeringan Banyumas dapat bantuan air

Selain itu, Desa Banjarparakan dan Tipar Kecamatan Rawalo, Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Desa Karangtalun Kidul, Desa Kalitapen, dan Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati.

Selain itu, Desa Jatisaba dan Desa Panusupan, Kecamatan Cilongok, dan Desa Buniayu Kecamatan Tambak.

Selain itu, Desa Sawangan, dan Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Desa Gancang dan Desa Kedungurang Kecamatan Gumelar dan Desa Klinting, Kecamatan Somagede.

Ia menambahkan, jumlah keluarga yang terdampak kekeringan juga terus bertambah. "Hingga saat ini ada 7.024 atau 24.358 jiwa yang terdampak kekeringan di wilayah Banyumas," katanya.

Sementara itu, dia mengatakan, proses distribusi air bersih sejak awal penanganan hingga 31 Juli 2019 kemarin berjalan dengan lancar.
"Belum ada kendala berarti semuanya berjalan dengan lancar dan aman terkendali," katanya.

Sementara itu, dia juga menambahkan. Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Banyumas diketahui pada tahun 2018 lalu ada sejumlah kecamatan yang mengalami kekeringan di Banyumas.

Sejumlah kecamatan tersebut antara lain Sumpiuh, Banyumas, Somagede, Kalibagor, Cilongok, Purwojati, Kebasen, dan Karanglewas.

Baca juga: PDAM Banyumas optimalkan perbaikan sumber air

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar