Pembangunan pusat kuliner di Batang selesai Juli

id Pusat kuliner, di batang

Pembangunan pusat kuliner di Batang selesai Juli

Kondisi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Alun-Alun Batang yang rencananya dipindah ke pusat kuliner di Jalan Achmad Dahlan oleh Pemerintah Kabupaten Batang. (Antara/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menargetkan pembangunan pusat kuliner di Jalan Achmad Dahlan dapat selesai Juli 2019 sebagai upaya memecah keramaian pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Alun-Alun.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Kabupaten Batang Subiyanto di Batang, Jumat, mengatakan bahwa pembangunan pusat kuliner tersebut diharapkan dapat menertibkan PKL yang berada di trotoar Alun-alun Batang.

“Kami menargetkan akhir Juli 2019 pusat kuliner di Jalan Achmad Dahlan sudah siap ditempati sebagai upaya memecah keramaian di Jalan Alun-alun Batang yang kini sudah padat dan rawan macet," katanya.

Baca juga: Batang bangun kawasan kuliner PKL di Jalan Ahmad Dahlan

Menurut dia, pihaknya masih fokus pada pemindahan PKL yang telah terdata di Jalan Jenderal Achmad Yani, Jalan Veteran, Brigjen Katamso, dan Jalan Diponegoro.

Selain itu, kata dia, Disperindagkop bersama organisasi perangkat daerah (OPD) juga telah sepakat bisa mengeksekusi segala keperluan yang dibutuhkan untuk penataan pusat kuliner di Jalan Achmad Dahlan.

Ia mengatakan masing-masing OPD seperti Dishub, Disperkim, DPUPR, DLH, PDAM, satpol PP, serta di wilayah tersebut camat dan lurah telah memiliki peran masing-masing dan sudah sepakat mengeksekusi.

Sesuai jadwal Sarana dan prasarana, kata dia, selesai pada akhir Juni 2019, kemudian dilanjut pengundian tempat pada minggu kedua bulan Juli 2019 sehingga pada akhir Juli, para PKL di Jalan Alun-Alun sudah dapat dipindahkan ke lokasi Jalan Achmad Dahlan.

Ia mengatakan penataan kota dan pembangunan pusat kuliner ini, pemkab telah menggelontorkan dana sebesar Rp700 Juta.

"Kami berharap pusat kuliner di Jalan Ahmad Dahlan bisa selesai sesuai target sehingga bisa menumbuhkembangkan perekonomian baru dan memecah keramaian di Alun-Alun," katanya.

Baca juga: Batang alokasikan Rp300 juta untuk pengembangan wisata kuliner
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar