Kemenangan Milan atas SPAL cuma cukup buat tiket ke Europa

id ac milan, spal,liga italia

Kemenangan Milan atas SPAL cuma cukup buat tiket ke Europa

Gelandang AC Milan Franck Kessie merayakan golnya ke gawang SPAL dalam laga pekan pamungkas Liga Italia di Stadion Paolo Mazza, Ferrara, Italia, Minggu (26/5/2019) setempat. (twitter.com/acmilan)

Jakarta (ANTARA) -  AC Milan membukukan kemenangan 3-2 atas tuan rumah SPAL dalam laga pamungkas Liga Italia di Stadion Paolo Mazza, Ferrara, Senin dini hari WIB, namun hasil itu cuma cukup untuk mencetak satu tiket ke fase grup Liga Europa musim depan.

Tim besutan Gennaro Gattuso tak bisa beranjak dari posisi kelima klasemen akhir dengan koleksi 68 poin, lantaran dua pesaing di atas mereka Atalanta (69) dan Inter Milan (69) sama-sama meraih kemenangan, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Milan akan mendampingi Lazio yang sudah meraih satu tiket ke fase grup Liga Europa musim depan lewat jalur menjuarai Piala Italia.

Sedangkan bagi SPAL (42) hasil itu membuat mereka menutup musim dengan menempati peringkat ke-13 klasemen akhir.

Baca juga: Atalanta dan Inter ke Champions, Milan dan Roma ke Europa

Milan memulai laga dengan baik, namun tendangan sudut sempit Krzysztof Piatek masih bisa ditepis kiper Emiliano Viviano saat pertandingan baru berjalan lima menit.

Setelah tendangan jarak jauhnya berhasil dimentahkan Viviano pada menit ke-12, Hakan Calhanoglu sukses membuka keunggulan Milan lewat tembakan terarah yang tak terjangkau kiper lawannya itu enam menit kemudian.

Kiper Gianluigi Donnarumma terlihat mengalami masalah saat berusaha melepaskan tendangan gawang pada menit ke-19 dan mendapati perawatan tim medis hanya untuk ditarik keluar digantikan Pepe Renia dua menit berselang.

Milan lantas sukses menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-23 ketika tembakan Franck Kessie meluncur deras ke sudut atas gawang tuan rumah.

SPAL memperkecil ketertinggalan lewat situasi tendangan bebas di mana Francesco Vivari berhasil melompat paling tinggi di dalam kotak penalti untuk menyundul bola ke gawang Milan pada menit ke-28.

Keunggulan 2-1 bagi Milan saat turun minum membuat Milan berada di zona Liga Champions, lantaran di waktu bersamaan Atalanta dan Inter tengah bermain imbang menghadapi lawan masing-masing.

Baca juga: Kirim Empoli ke Serie B, Inter finis empat besar

Namun, delapan menit memasuki babak kedua, koordinasi pertahanan Milan berlangsung buruk dan membiarkan Mohamed Fares berdiri bebas untuk menanduk bola umpan silang Thiago Cionek serta membuat kedudukan kembali imbang 2-2.

Milan memperoleh hadiah tendangan penalti ketika Cionek mendorong jatuh Piatek di dalam area terlarang dan kesempatan itu berhasil dimanfaatkan Kessie yang jadi algojo demi memperdaya Viviano serta merestorasi keunggulan tim tamu 3-2 pada menit ke-66.

SPAL kembali mengancam pertahanan Milan ketika Sergio Floccari berhasil menyambut bola sepak pojok pada menit ke-89 dan Il Diavolo Rosso diselamatkan oleh mistar gawang yang menolak bola tersebut.

Milan berhasil menjaga skor 3-2 hingga peluit tanda laga usai, namun di laga lain Atalanta menang 3-1 atas Sassuolo dan Inter mengalahkan Empoli 2-1, sehingga mereka cuma berakhir di peringkat kelima klasemen.

Baca juga: Atalanta cetak sejarah lolos ke Liga Champions

Susunan pemain:

SPAL (3-5-2): Emiliano Viviano; Francesco Vivari, Thiago Cionek (Sergio Floccari), Kevin Bonifazi; Manuel Lazzari, Mattia Valoti (Marko Jankovic), Alessandro Murgia (Lorenzo Simic), Jasmin Kurtic, Mohamed Fares; Andrea Petagna, Mirco Antenucci
Pelatih: Leonardo Semplici

AC Milan (4-3-3): Gianluigi Donnarumma (Pepe Reina); Ignazio Abate (Patrick Cutrone), Mateo Musacchio, Alessio Romagnoli, Ricardo Rodriguez; Franck Kessie, Tiemoue Bakayoko, Hakan Calhanoglu; Suso, Krzysztof Piatek, Fabio Borini (Andre Conti)
Pelatih: Gennaro Gattuso
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar