Komunitas pesepeda berbagi kasih dengan anak yatim piatu

id komunitas pesepeda,anak anak yatim piatu

Komunitas pesepeda berbagi kasih dengan anak yatim piatu

Komunitas Magelang Bersepeda foto bersama saat menyerahkan bantuan keperluan sehari-hari anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Arrahman Kota Magelang, Jumat (24-5-2019). (ANTARA/Humas Pemkot Magelang)

Magelang (ANTARA) - Komunitas Magelang Bersepeda beranggota para pencinta sepeda berbagi kasih melalui bakti sosial dengan sasaran anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Muhammadiyah Ganten dan Arrahman Kota Magelang.

Koordinator kegiatan itu, Anes, di Magelang, Sabtu, mengatakan komunitasnya membagikan sejumlah paket berisi berbagai kebutuhan sehari-hari anak-anak yatim piatu di dua panti asuhan tersebut dalam bakti sosial bertema "Berbagi Bahagia Ramadhan".

Kegiatan itu, ujar dia, bekerja sama dengan Bike to Work (B2W) Indonesia yang menggalang donasi dari masyarakat melalui laman kitabisa.com.

"Donasi melalui kitabisa.com disalurkan ke daerah-daerah, salah satunya di Kota Magelang. Namun, kami juga menggalang dana melalui akun media sosial @mabespeduli. Kami berhasil mengumpulkan dana Rp5.000.000,00 dari pesepeda Magelang," katanya.

Selain pemberian paket keperluan sehari-hari anak-anak yatim piatu, pihaknya juga menyalurkan bantuan dalam bentuk peralatan sekolah kepada mereka mengingat sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru.

Ia menjelaskan bahwa bakti sosial itu sebagai wujud kepedulian para pecinta sepeda yang tergabung dalam komunitas itu terhadap sesama.

"Sehingga diharapkan terbangun jiwa sosial masyarakat, khususnya para pesepeda," ujar Anes dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang.

Saat bakti sosial itu, pesepeda di Kota Magelang gowes bareng dari Tugu Aniem di kawasan Alun-Alun Kota Magelang menuju Panti Asuhan Muhammadiyah Ganten dilanjutkan ke Panti Asuhan Arrahman di Jalan Ahmad Yani Kota Magelang.

Mereka kemudian buka bersama di warung kopi "Kang Maulana" di dekat Kompleks Rindam IV/Diponegoro di Kota Magelang.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 pesepeda, baik perorangan maupun dari beberapa komunitas, dengan berbagai jenis sepeda, seperti sepeda lipat, sepeda tua, dan sepeda gunung. (hms)
 
Pewarta :
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar