Ganjar ajak organisasi wartawan, pengusaha, dan pemerintah hitung upah layak jurnalis

id Ganjar pranowo, wartawan, jurnalis

Ganjar ajak organisasi wartawan, pengusaha, dan pemerintah hitung upah layak jurnalis

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (ANTARA/Anis Efizudin)

Purwokerto (ANTARA) - Guberumur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku banyak menerima protes
terkait dengan masih rendahnya kesejahteraan buruh media.

"Baik juga kalau media menulis dirinya sendiri," katanya di Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu.

"Saya kira AJI (Aliansi Jurnalis Independen) pernah menulis soal itu. Maka secara organisasi, kayak AJI, mungkin PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), dan sebagainya bisa mengobrol dengan pemerintah, dengan pengusaha percetakan, atau penerbitan atau media."

Dengan duduk bersama, menurut dia, bisa menghitung (besar upah) bersama agar semuanya layak karena upah layak juga akan menjaga profesionalitas wartawan.

"Saya dukung, pasti," katanya.

Sebelum memberi sambutan dalam peringatan Hari Buruh Internasional di halaman Kantor Dinnakerkop-UKM Kabupaten Banyumas, Ganjar menyempatkan diri untuk mengajak para buruh untuk memunguti sampah yang mengotori tempat itu.

Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai ajakan untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sehingga hidupnya menjadi sehat. 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar