Lulusan UNS diminta siap hadapi era Industri 4.0

id Wisuda UNS, era revolusi industri 4.0

Lulusan UNS diminta siap hadapi  era Industri 4.0

Jamal Wiwoho saat mewisuda mahasiswa UNS pad Wisuda Periode II Tahun 2019 (Foto: dok. UNS)

Solo (ANTARA) - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengingatkan para lulusannya agar siap menghadapi era revolusi Industri 4.0 dengan terus meningkatkan kemampuan.

"Tantangan pada lulusan saat ini dan di masa depan makin kompleks, apalagi saat ini revolusi industri 4.0 sudah di hadapan kita," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho pada pelantikan wisudawan/wisudawati Periode II Tahun 2019 di Gedung Auditorium Haryo Mataram UNS, Sabtu.

Ia mengatakan saat ini pemerintah Indonesia sudah menetapkan "roadmap making Indonesia 4.0" sebagai strategi dalam mencapai target 10 besar kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2030.

"Kata kuncinya bahwa penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas utama dalam menyiapkan generasi milenial yang kompetitif, kreatif, dan inovatif," katanya.

Ia mengatakan tujuan disiapkannya generasi milenial berkualitas, yaitu agar menjadi turbin yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020-2030.

"Saya percaya bahwa lulusan UNS memiliki potensi untuk mampu bersaing dalam era digital sekarang ini, karena kalian adalah aset serta bibit-bibit unggul dan terbaik yang dimiliki UNS. Jangan takut untuk terus berubah menjadi yang lebih baik," katanya.

Sementara itu, pada kegiatan tersebut sebanyak 926 wisudawan/wisudawati dilantik oleh rektor yang baru saja dilantik pada tanggal 12 April 2019 tersebut.

Para lulusan terdiri dari lulusan Pascasarjana sebanyak 212 wisudawan, lulusan Program Sarjana sebanyak 624 wisudawan, lulusan Program Diploma IV sebanyak 3 wisudawan, dan lulusan Program Diploma III sebanyak 47 wisudawan.

Ia mengatakan untuk wisuda kali ini terdapat sebanyak 347 wisudawan lulus dengan predikat "cumlaude" atau dengan pujian.

Berdasarkan data, dari pertama berdiri hingga saat ini UNS sudah meluluskan sebanyak 179.880

alumni.
 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar