Kalah dari MU, Tottenham dibayangi ancaman cedera pemain

id pelatih hotspur

Kalah dari MU, Tottenham dibayangi ancaman cedera pemain

Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino (kiri) menyalami gelandangnya Moussa Sissoko yang ditarik keluar karena cedera dalam lanjutan Liga Inggris melawan Manchester United di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (13/1/2019) setempat. (ANTARA/REUTERS/John Sibley)

Jakarta (Antaranews Jateng) - Tottenham Hotspur menelan kekalahan 0-1 dari tamunya Manchester United dalam laga pekan ke-22 Liga Inggris di Stadion Wembley, London, Inggris, Senin dini hari WIB.

Nasib buruk Tottenham agaknya terancam menjadi semakin parah lantaran pelatih Mauricio Pochettino menyebt dua penggawanya, Moussa Sissoko dan Harry Kane, harus diperiksa oleh tim medis untuk memastikan kondisi cedera keduanya.

"Kami harus memeriksa Moussa dan melihat bagaimana kondisinya," kata Pochettino sebagaimana dicuitkan akun twitter resmi Tottenham, @spursofficial.

"Harry juga mengalami jegalan keras, kami harap itu bukan masalah namun perlu diperiksa juga besok," ujar pelatih asal Argentina itu menambahkan.

Baca juga: Gelandang Tottenham sebut De Gea bikin timnya kalah

Cedera yang dialami Sissoko bahkan memaksa legiun Prancis itu meninggalkan lapangan pada menit ke-43 digantikan oleh Erik Lamela.

Semenit setelahnya petaka bagi Tottenham terjadi ketika Marcus Rashford mencetak gol semata wayang ke gawang kiper Hugo Lloris.

Hal itu dibarengi penampilan gemilang David de Gea di sisi gawang berbeda yang menyelamatkan tak kurang dari 11 peluang Tottenham demi memastikan kemenangan United.

Kekalahan membuat Tottenham tetap berada di urutan ketiga klasemen dengan koleksi 48 poin dan gagal menyalip Manchester City (50), sembari dibayangi ancaman tergusur Chelsea (47) jika kembali gagal meraih hasil positif di pekan berikutnya.

Baca juga: Manchester United terus melaju, jungkalkan Tottenham di Wembley

Baca juga: Hasil dan klasemen Liga Inggris, bulan madu Solskjaer masih berlanjut

 

Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar