Satlinmas Jateng dminta lakukan tugas kekinian

id satlinmas

Satlinmas Jateng dminta lakukan tugas kekinian

Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat. (Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Jateng)

Semarang (Antaranews Jateng) - Seluruh anggota Satuan Perlindungan Masyarakat yang ada di Provinsi Jawa Tengah, diminta untuk melakukan berbagai tugas kekinian sesuai perkembangan zaman, tidak hanya menjaga keamanan lingkungan pada acara-acara seremonial.

"Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) kekinian harus mampu mengawal tahapan-tahapan pemilihan umum dan membantu masyarakat yang terkena bencana sebagai perwakilan negara," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono di Semarang, Kamis.

Sekda mengingatkan, pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum Anggota Legislatif (pileg) dan Pemilihan Umum Presiden (pilpres) yang hingga hari ini secara umum tidak ada peristiwa yang mengganggu kondusivitas wilayah, hendaknya tidak mengurangi kesiapsiagaan Satlinmas untuk selalu waspada terhadap potensi gangguan yang mungkin terjadi.

 "Kawal setiap tahapan pileg dan pilpres dengan sebaik-baiknya agar berjalan dengan tertib, aman dan damai," ujarnya.

Sekda meminta Satlinmas jangan hanya mengawal kotak suara dari dan ke tempat pemungutan suara (TPS), serta mengamankan TPS ketika pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan.

 "Libatkan linmas pada setiap tahapan pemilu agar berjalan sukses tanpa ekses," katanya.

Saat musim hujan seperti saat ini, kata Sri Puryono , Satlinmas diminta ikut terlibat pada kegiatan tanggap dan mitigasi bencana.

"Bagaimanapun Satlinmas dituntut aktif mengingatkan masyarakat atas potensi bencana yang mungkin terjadi di sekitarnya. Ada ilmu `titen` sebagai kearifan lokal dalam mengamati datangnya bencana," ujarnya.

 Menurut Sekda, pada era digital dan kemajuan teknologi seperti sekarang, para anggota Satlinmas harus melek informasi dan teknologi, bahkan tiap personel wajib memiliki akun media sosial, serta mampu memanfatkannya secara bijak dan tepat.
Pewarta :
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar