Kirab budaya menuju Situs Layangan jadi tarik wisawatan

id kirab budaya liyangan

Kirab budaya menuju Situs Layangan jadi tarik wisawatan

Gunungan palawija diarak dari balai Desa Purbosari menuju kompleks Situs Liyangan, Minggu. (Foto: Heru Suyitno)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Kirab Budaya Liyangan yang diselenggarakan warga lereng Gunung Sindoro setelah panen tembakau menjadi daya tarik wisata di Desa Wisata Purbosari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

 Kirab budaya yang berlangsung di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Minggu, diawali arak-arakan gunungan hasil bumi dari Balai Desa Purbosari menuju Situs Liyangan yang merupakan peninggalan zaman Mataram Kuno.

 Kemudian dilakukan pengambilan air oleh Kepala Desa Purbosari Saifudin Ansori bersama Muspika Ngadirejo di Tuk Tempurung selanjutnya dibawa ke tempat ritual kirab.

Setelah dibacakan doa, gunungan palawija dan sejumlah nasi tumpeng dari setiap RT di Desa Purbosari tersebut diperebutkan oleh ratusan orang yang hadir di kompleks Situs Liyangan. Acara dilanjutkan dengan pentas kesenian yang ada di Desa Purbosari. 

Kades Purbosari Saifudin mengatakan kegiatan ini merupakan "sadran kali" atau "merti dusun" sebagai rasa syukur warga kepada Allah SWT setelah panen tembakau.

 "Hasil panen tembakau seperti apa pun, kami harus bersyukur kepada Allah SWT, karena kalau bisa bersyukur maka Allah akan menambah nikmatNya," katanya.

 Ia menuturkan kirab ini merupakan kegiatan tahunan yang dapat menjadi daya tarik wisata, khususnya di kawasan Situs Liyangan.

 "Banyak pengunjung yang datang untuk menyaksikan kirab ini, mereka sekalian melihat Situs Liyangan," katanya.    

Camat Ngadirejo Seri Suharsa mengatakan kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikanNya, nikmat kekayaan alam terutama sumber mata air yang ada di tuk Tempurung.

Melalui kegiatan ini, juga menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang pelestarian alam atau lingkungan.

 Ia menyampaikan sebagai daerah hulu, masyarakat harus menjaga lingkungan dengan menanam pohon dan jangan membuang sampah sembarangan.

 "Kita harus melakukan penghijauan untuk menjaga sumber mata air agar tetap lestari," katanya.

Ia berharap melalui kirab budaya ini dapat mendukung pengembangan wisata di Desa Purbosari khususnya dan Temanggung pada umumnya. 
 
Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar