Polisi tahan pelaku perusakan patung di Stadion Spartak

id inggris

Polisi tahan pelaku perusakan patung di Stadion Spartak

ilustrasi: Fans Inggris bereaksi setelah Kolombia mencetak gol penyama kedudukan akhir saat mereka menyaksikan putaran pertandingan sepak bola Piala Dunia 2018 Rusia antara Kolombia dan Inggris di layar lebar di London pada 3 Juli 2018. (Tolga AKMEN / AFP)

Moskow (Antaranews Jateng) - Polisi Moskow mengatakan pada Selasa bahwa mereka telah menahan seseorang yang merusak patung pemain sepak bola Soviet yang terkenal di luar Stadion Spartak, tempat tim Inggris bertanding lawan Kolombia dalam laga babak 16 besar.

Kata "Inggris" dicat merah ke dada patung Fyodor Cherenkov, mantan pemain tim nasional Soviet dan gelandang Spartak Moscow yang meninggal pada tahun 2014, menurut gambar yang muncul di akun-akun media sosial selama pertandingan.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataannya bahwa mereka "telah mengidentifikasi dan menahan" orang yang telah merusak patung, yang terletak di dekat pintu masuk utama stadion.

Mantan pemain Spartak dan anggota akademi muda klub secara berkala meletakkan bunga di depan patung Cherenkov sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu mantan pemain tim yang paling dicintai.

Pernyataan polisi itu tidak mengungkapkan identitas perusak, juga tidak mengatakan apakah dia adalah warga negara Inggris.

Seorang fotografer media massa di tempat kejadian tak lama setelah insiden itu mengatakan bahwa prasasti tersebut telah dibersihkan dari coretan itu.

Kedutaan Inggris di Moskow tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar. Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan sedang menyelidiki kasus tersebut.

Inggris suskes mengalahkan Kolombia dengan skor 4-3 melalui drama adu penalti dan mereka akan menghadapi Swedia di babak perempat final di Samara pada hari Sabtu.
 
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar