Pembangunan Polres Temanggung dikucuri Rp16 miliar

id Penyerahan dipa

Pembangunan Polres Temanggung dikucuri Rp16 miliar

Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Polda Jateng Kombes Pol Soesanto (kiri) menyerahkan dokumen DIPA Tahun Anggaran 2018 Satker Polres Temanggung kepada Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo (kanan). (Foto: Heru Suyitno)

Temanggung (Antaranews Jateng) - Pembangunan Markas Komando Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, dianggarkan sebanyak Rp16 miliar, kata Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo.

Wiyono di Temanggung, Jumat, mengatakan setelah menunggu sekian lama, akhirnya tahun ini mendapatkan anggaran untuk pembangunan Makopolres yang direncanakan pada Februari 2018 mulai dibangun.

"Saat ini masih dalam proses lelang dan diharapkan bulan Februari 2018 sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Makopolres tersebut," katanya pada sosialisasi daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun Anggaran 2018 Satker Polres Temanggung.

Hadir pada kegiatan tersebut antara lain Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran (Karo Rena) Polda Jateng Kombes Pol Soesanto, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat.

Wiyono mengatakan total DIPA 2018 Polres Temanggung sebanyak Rp81,9 miliar, yakni untuk belanja pegawai sebanyak Rp46,9 miliar, belanja modal Rp17,6 miliar, dan belanja barang Rp17,3 miliar.

Ia menuturkan dari sejumlah anggaran tersebut juga akan dibangun asrama 10 unit senilai Rp1,5 miliar.

"Sejumlah anggaran tersebut paling banyak untuk belanja pegawai sekitar 57 persen," katanya.

Ia mengatakan pembangunan Mapolsek Kledung sudah selesai 100 persen dan tahun ini juga akan dibangun Mapolsek Gemawang.

Ia menyampaikan dengan pembangunan mapolsek baru tersebut, yang menjadi permasalahan adalah keterbatasan personel yang ada di Polres Temanggung.

Menurut dia, dari jumlah ideal 1.200 personel, saat ini Polres Temanggung baru memiliki 624 personel dan mau pensiun 30 personel. Setiap polsek ada 15-20 personel.

Karo Rena Polda Jateng Kombes Pol Soesanto mengatakan kelihatannya anggaran yang diterima cukup besar, tetapi untuk belanja pegawai saja mencapai 57 persen. Pengguna anggaran harus melaksanakannya dengan baik.

"Kelihatannya memang besar, tetapi banyak kegiatan yang belum tercover dalam anggaran, maka jika memang kurang jangan segan-segan untuk meminta bantuan kepada bupati," katanya.

Menyinggung kekurangan personel, dia mengatakan jajaran Polres Magelang harus bisa menjalin hubungan baik dengan masyarakat sehingga mereka bisa ikut mengamankan wilayah Kabupaten Temanggung.

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar