Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kudus capai Rp194,96 miliar

id klaim bpjs ketenagakerjaan, kudus, mencapai Rp194,96 miliar

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kudus capai Rp194,96 miliar

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kudus Ishak saat menyapa masyarakat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kudus. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan atau kini dipanggil BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Kudus, Jawa Tengah, menyalurkan dana sebesar Rp194,96 miliar untuk klaim yang diajukan sepanjang Januari-November 2019.

"Penyaluran dana yang paling besar dari program JHT (Jaminan Hari Tua) yang mencapai Rp165,2 miliar, disusul JKM (Jaminan Kematian) sebesar Rp14,11 miliar," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kudus Ishak di Kudus, Jumat.

Ia mengungkapkan klaim yang dibayarkan mulai dari JKM (Jaminan Kematian), JHT (Jaminan Hari Tua), JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JP (Jaminan Pensiun).

Baca juga: HUT Ke-42, BPJAMSOSTEK Semarang Pemuda rayakan bersama peserta

Sementara nilai klaim untuk program jaminan kecelakaan kerja sepanjang Januari-November 2019 sebesar Rp14,11 miliar dan jaminan pensiun sebesar Rp2,4 miliar.

Penyaluran klaim sebesar Rp194,96 miliar itu berasal dari 37.731 kasus yang berasal dari lima kabupaten di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kudus.

Jumlah kasus pengajuan klaim terbanyak dari program jaminan hari tua sebanyak 28.972 kasus, disusul program jaminan pensiun sebanyak 4.648 kasus, kemudian jaminan kecelakaan kerja sebanyak 3.567 kasus dan jaminan kematian tercatat hanya 544 kasus.

Dari lima kabupaten, tercatat klaim terbesar berasal dari Kabupaten Kudus, disusul Kabupaten Pati, Jepara, Blora dan Rembang.

Nilai klaim dari Kabupaten Kudus sebesar Rp109,16 miliar, disusul Kabupaten Pati sebesar Rp26,36 miliar, Kabupaten Blora sebesar Rp24 miliar, dan Kabupaten Jepara sebesar Rp23,56 miliar, dan klaim terendah dari Kabupaten Rembang sebesar Rp11,87 miliar. 

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan ajak perusahan jaminkan proyek jasa konstruksi
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar