Dewan Syura PKB tegur Muhaimin Iskandar

id Pkb, muhaimim iskandar

Dewan Syura PKB tegur Muhaimin Iskandar

Ketua Dewan Syura DPP PKB K.H. Dimyati Rois usai pertemuan dewan syura di Ponpes Alfadlu Walfadhilah, Kabupaten Kendal, Rabu (27/6). (Foto: I.C. Senjaya)

Sudah ada izin soal pencalonan, hanya mungkin komunikasi kurang intensif
        Kendal (Antaranews Jateng) - Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegur Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berkaitan dengan persiapannya sebagai bakal calon wakil presiden dalam Pemilu 2019.
        Teguran tersebut disampaikan sebagai hasil pertemuan Dewan Syura DPP PKB di Pondok Pesantren Alfadlu Walfadhilah, Kabupaten Kendal, Rabu, yang merupakan kediaman Ketua Dewan Syura DPP PKB K.H. Dimyati Rois.
        Pernyataan sikap Dewan Syura PKB tersebut dibacakan oleh Sekretaris Dewan Syura DPP PKB Syaiful Bahri Ansory.
        Selama ini, menurut Syaiful, Muhaimin Iskandar terkesan "one man show" dalam mengenalkan diri sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo.
        Selama ini, kata dia, dikesankan Muhaimin Iskandar sendirian dalam upayanya untuk maju sebagai wakil presiden.
        Menurut dia, dewan syura mendukung penuh Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo.
        "Muhaimin memiliki kapasitas, berpengalaman sebagai wakil ketua DPR, pernah juga menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja," katanya.
       Dewan Syura, lanjut dia, juga menginstruksikan kepada seluruh DPP hingga pengurus ranting untuk bersama-sama memperjuangkan pencalonan Muhaimin.
       "Menginstruksikan seluruh kepengurusan untuk menyosialisasikan Muhaimin Iskandar ke seluruh elemen masyarakat," katanya.
        Ia menambahkan selama ini Muhaimin terkesan sendirian dalam mengenalkan diri tanpa pendampingan para kiai.
       Seharusnya, lanjut dia, jika didampingi dewan syura akan dinilai lebih mantab dalam bergerak.
       "Sudah ada izin soal pencalonan, hanya mungkin komunikasi kurang intensif," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar