Iwan Budi dapat kenaikan jabatan sebelum tewas dibunuh
Sabtu, 15 Oktober 2022 0:13 WIB
Keluarga memasang foto Iwan Budi Paulus, ASN Pemkot Semarang yang tewas dibunuh dan jasadnya ditemukan terbakar di kawasan Marina Semarang, saat ibadah misa di Gereja Santa Maria Fatima Semarang, Jumat (14/10/2022) malam. (ANTARA/I.C.Senjaya)
Semarang (ANTARA) - Theresia Onee Anggarawati, istri ASN Pemkot Semarang Iwan Budi Paulus yang menjadi korban pembunuhan, menyebut suaminya memperoleh promosi jabatan sebagai kepala bidang di Badan Pendapatan Daerah sesaat sebelum tewas dibunuh.
"Sebelumnya almarhum sudah cerita mendapat promosi jabatan sebagai kabid," kata Onee ditemui usai usai ibadah misa peringatan 40 hari meninggalnya Iwan Budi di Gereja Santa Maria Fatima Semarang, Jumat malam.
Namun, Onee tidak mengetahui posisi apa dan kapan almarhum suaminya akan dilantik pada jabatan baru itu.
Sementara berkaitan dengan penyelidikan kasus kematian Iwan Budi tersebut, Onee mengaku juga telah didatangi oleh personel dari Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/Diponegoro.
Baca juga: Keluarga ASN korban pembunuhan surati Presiden-Panglima TNI
Kedatangan petugas dari Pomdam tersebut untuk meminta keterangan tentang kasus pembunuhan yang saat ini masih dalam penanganan Polrestabes Semarang itu.
"Ditanya kronologis dari awal almarhum hilang. Saya juga tanya tentang informasi keberadaan anggota TNI di lokasi kejadian," katanya.
Motif tentang kaitannya dengan promosi jabatan almarhum juga disampaikan Onee kepada anggota Pomdam Diponegoro itu.
Sebelumnya, sesosok jasad ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 8 September 2022.
Bersama dengan jasad dan sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas milik Iwan Budi Paulus tersebut ditemukan papan nama identitas, serta telepon seluler yang diduga milik korban.
Iwan Budi Paulus dilaporkan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terkait dugaan korupsi sertifikasi aset.
Dalam penyelidikan perkara ini, Pomdam IV/Diponegoro juga telah memeriksa dua oknum anggota TNI yang diduga terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut. Namun, Pomdam Diponegoro belum memiliki bukti permulaan yang cukup tentang dugaan keterlibatan dua oknum anggota TNI dalam kasus itu.
Baca juga: Belum cukup bukti jerat oknum TNI dalam kasus Iwan Budi
Baca juga: Pembunuh ASN Pemkot Semarang diduga sosok terlatih
Baca juga: Kerangka Iwan Budi diserahkan ke keluarga
"Sebelumnya almarhum sudah cerita mendapat promosi jabatan sebagai kabid," kata Onee ditemui usai usai ibadah misa peringatan 40 hari meninggalnya Iwan Budi di Gereja Santa Maria Fatima Semarang, Jumat malam.
Namun, Onee tidak mengetahui posisi apa dan kapan almarhum suaminya akan dilantik pada jabatan baru itu.
Sementara berkaitan dengan penyelidikan kasus kematian Iwan Budi tersebut, Onee mengaku juga telah didatangi oleh personel dari Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/Diponegoro.
Baca juga: Keluarga ASN korban pembunuhan surati Presiden-Panglima TNI
Kedatangan petugas dari Pomdam tersebut untuk meminta keterangan tentang kasus pembunuhan yang saat ini masih dalam penanganan Polrestabes Semarang itu.
"Ditanya kronologis dari awal almarhum hilang. Saya juga tanya tentang informasi keberadaan anggota TNI di lokasi kejadian," katanya.
Motif tentang kaitannya dengan promosi jabatan almarhum juga disampaikan Onee kepada anggota Pomdam Diponegoro itu.
Sebelumnya, sesosok jasad ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 8 September 2022.
Bersama dengan jasad dan sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas milik Iwan Budi Paulus tersebut ditemukan papan nama identitas, serta telepon seluler yang diduga milik korban.
Iwan Budi Paulus dilaporkan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terkait dugaan korupsi sertifikasi aset.
Dalam penyelidikan perkara ini, Pomdam IV/Diponegoro juga telah memeriksa dua oknum anggota TNI yang diduga terkait dengan peristiwa pembunuhan tersebut. Namun, Pomdam Diponegoro belum memiliki bukti permulaan yang cukup tentang dugaan keterlibatan dua oknum anggota TNI dalam kasus itu.
Baca juga: Belum cukup bukti jerat oknum TNI dalam kasus Iwan Budi
Baca juga: Pembunuh ASN Pemkot Semarang diduga sosok terlatih
Baca juga: Kerangka Iwan Budi diserahkan ke keluarga
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor : M Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Semarang turunkan tim ahli soal dugaan dampak proyek di Jalan Sultan Agung
30 January 2026 12:52 WIB
Pemkot Semarang segera tangani Jembatan Beringin yang ambrol diterjang banjir
30 January 2026 9:03 WIB
Pemkab Jepara gandeng Demak lakukan revitalisasi Jalur Semarang-Demak-Jepara
29 January 2026 9:06 WIB
Terpopuler - Hukum dan Kriminal
Lihat Juga
Polresta Pati fasilitasi penyidik KPK untuk pemeriksaan saksi-saksi kasus OTT
29 January 2026 9:10 WIB
Polres Pemalang amankan empat pencuri kelompok Cirebon-Surakarta dan Semarang
27 January 2026 18:58 WIB
Polda Jateng ungkap komplotan pengoplos elpiji subsidi beromset miliaran rupiah
23 January 2026 18:45 WIB
KPK membawa dua koper dan satu dus dokumen dari rumah dinas Bupati Pati Sudewo
22 January 2026 16:31 WIB