Logo Header Antaranews Jateng

Mantan Kepala Bapenda Kota Malang terpilih sebagai Sekda Kota Semarang

Selasa, 19 Mei 2026 07:48 WIB
Image Print
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat melantik Handi Priyanto sebagai Sekretaris Daerah Kota Semarang, di Balai Kota Semarang, Senin 18/5/2026). ANTARA/HO-Pemkot Semarang

Semarang (ANTARA) - Mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Malang Handi Priyanto resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Semarang, setelah melalui proses lelang terbuka yang berlangsung sekitar tiga bulan.

Pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Balai Kota Semarang, Senin, dihadiri jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.

Handi dinyatakan meraih nilai tertinggi dalam seluruh rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Semarang yang berlangsung selama tiga bulan sejak Februari 2026.

Agustina menegaskan bahwa penetapan Handi tersebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan tanpa intervensi.

"Panselnya tidak bisa diintervensi. Sangat kredibel. Sampai akhir waktu saya mendapatkan laporan bahwa dari berbagai macam proses, nilai tertinggi memang diperoleh oleh Pak Handi yang hari ini dilantik," katanya.

Seleksi terbuka Sekda Kota Semarang melibatkan panitia seleksi independen, baik birokrat maupun akademisi, yang terdiri dari Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, Prof. Dr. Mohammad Mulyadi (Peneliti Ahli Utama BRIN).

Kemudian, Prof. Dr. R. Benny Riyanto (Guru Besar FH Unnes), Prof. Dr. Ridwan Sanjaya (Guru Besar Unika Soegijapranata), serta Drs. Yuwanto, M.Si., Ph.D (pengajar FISIP Undip).

Seluruh tahapan, mulai seleksi administrasi, uji gagasan tertulis, asesmen kompetensi, rekam jejak hingga wawancara akhir, juga telah memperoleh rekomendasi resmi Badan Kepegawaian Negara.

Ia pun memastikan seluruh prosedur dilaksanakan secara utuh tanpa tahapan yang dilompati.

"Tentu mekanisme yang dijalani sudah sesuai. Selain itu juga prosesnya utuh. Di Kota Semarang ini untuk administrasinya komplit," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa sekda definitif akan langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah (PR) strategis, antara lain percepatan penanganan banjir dan genangan, termasuk di kawasan Simpang Lima.

Kemudian, pengawalan pelaksanaan MTQ tingkat nasional, integrasi layanan digital Semarang Dalam Genggaman, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan putus sekolah.

"Kita punya PR besar, Pak Handi dan teman-teman. Akan ada MTQ, tuan rumahnya Kota Semarang. Ini tantangan pertama untuk dapat mengorkestrasi teman-teman bagaimana caranya Simpang Lima ini tidak banjir," katanya.

Ia juga meminta Sekda Kota Semarang yang baru segera mengkonsolidasikan birokrasi agar pelayanan publik berjalan semakin cepat dan profesional.

"Tancap gas, Pak. Pastikan pegawai fokus kerja melayani warga," katanya.

Handi Priyanto sebelumnya berkarier panjang di Pemerintah Kota Malang dan terakhir menjabat Kepala Bapenda Kota Malang.

Pengalaman tersebut, diyakini Agustina menjadi bekal kuat untuk mempercepat transformasi birokrasi di Kota Semarang.



Pewarta:
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026