
Kapolda Jateng: Mahasiswa mitra strategis Polri jaga stabilitas-demokrasi

Semarang (ANTARA) - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo menyebut mahasiswa sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas dan demokrasi yang sehat.
"Mahasiswa bukan sekadar objek pengamanan, melainkan mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan kehidupan demokrasi yang sehat," kata Kapolda Jawa Tengah saat Konsolidasi Nasional Senat Mahasiswa Perguruan tinggi Keagamaan Islam Negeri di Semarang, Selasa.
Ia menekankan fungsi penting kolaborasi antara mahasiswa, kampus, dan Polri dalam menjaga keamanan, persatuan, serta mendukung pembangunan bangsa.
Ia mengatakan target Indonesia Emas 2045 merupakan arah besar pembangunan nasional yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2025–2045.
Oleh karena itu, menurut dia, mahasiswa sebagai calon pemimpin akan menentukan arah Indonesia di masa yang akan datang
Ia mengatakan Indonesia memiliki modal besar, yakni generasi muda dengan jumlah sangat besar.
Karena itu, ia.mengharapkan mahasiswa mampu mengambil peran strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, sekaligus mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Melalui sinergi yang baik antara mahasiswa, kampus, dan aparat, ia mengharapkan akan lahir generasi yang kritis, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengenalkan transformasi kepolisian berbasis "customer oriented"sebagai bagian dari wajah baru Polri yang lebih dekat, terbuka, dan responsif terhadap masyarakat.
Baca juga: BNPB: Banjir sejumlah wilayah Semarang akan ditangani secara menyeluruh
Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
