Logo Header Antaranews Jateng

Undip gandeng Universitas Pennsylvania Amerika perkuat ketahanan iklim

Selasa, 19 Mei 2026 21:32 WIB
Image Print
pengajar DPWK FT Undip Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, bersama para akademisi dan mahasiswa University of Pennsylvania. (ANTARA/HO-Undip)

Semarang (ANTARA) - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melalui Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik (DPWK FT) menggandeng University of Pennsylvania (UPenn), Amerika Serikat, untuk riset terkait ketahanan iklim dan keberlanjutan perkotaan.

Kolaborasi itu ditandai dengan kunjungan pengajar DPWK FT Undip Prof. Wiwandari Handayani memberikan kuliah tamu pada mata kuliah "Water Worlds: Cultural Responses to Catastrophic Flooding and Sea Level Rise" yang diampu oleh Prof. Simon Richter di Universitas Pennsylvania.

Wiwandari,dalam pernyataan di Semarang, Selasa, mengatakan ia juga berpartisipasi sebagai pembicara tamu dalam seminar yang diadakan di Perry World House dengan topik "When Urbanization Meets Climate Risk: SDG Challenges along the Pantura Java Coast – Indonesia".

"Kegiatan ini berfokus pada penguatan diskusi terkait ketahanan iklim dan tantangan pembangunan berkelanjutan, khususnya di kawasan pesisir utara Pulau Jawa," katanya.

Presentasi Prof. Wiwandari Handayani dalam seminar tersebut merupakan bagian dari kolaborasi yang telah terjalin antara Undip dan UPenn.

Ia juga mempresentasikan salah satu kolaborasi internasional yang dilakukan Undip dalam jejaring Global Center of Spatial Methods for Urban Sustainability (SMUS), yaitu Science Communication Project, yang mengangkat konsep ec(h)otone di pesisir Semarang-Demak.

Kerja sama tersebut merupakan salah satu pendekatan kreatif untuk memahami dinamika interaksi antara manusia dan lingkungan di wilayah pesisir.

"Kegiatan ini juga membuka ruang interaksi dengan mahasiswa dari Weitzman School of Design serta Water Center di University of Pennsylvania," katanya.

Pertukaran gagasan dan pengalaman tersebut menjadi langkah penting untuk memperkaya perspektif akademik sekaligus memperkuat sinergi riset lintas institusi.

Ia merasa bersyukur bisa berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan akademik di UPenn, sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia yang menduduki peringkat 15 berdasarkan QS World University Rankings 2026.

"Kolaborasi lintas institusi di tingkat internasional menjadi kunci dalam mendorong lahirnya inovasi untuk menjawab berbagai isu global, termasuk perubahan iklim," katanya

Melalui kerja sama tersebut, pihak berharap dapat berkontribusi menghadirkan solusi yang konkret dan berkelanjutan bagi tantangan perkotaan pada masa depan.

"Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi internasional yang telah terbangun antara Undip dan UPenn dapat terus berkontribusi dalam mencari solusi atas tantangan perkotaan dan perubahan iklim," katanya.



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026