
Pemkot Pekalongan percepat pelatihan listrik industri untuk permintaan KITB

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mempercepat program pelatihan berbasis listrik guna mencetak teknisi yang mampu bersaing di kawasan industri berkembang salah satunya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Instruktur jurusan listrik Balai Latihan Kerja Kota Pekalongan Dunung Aji Praseno di Pekalongan, Minggu, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan kini tidak lagi hanya berfokus pada instalasi kelistrikan rumah tangga melainkan pada sistem kelistrikan industri yang lebih kompleks dan aplikatif.
"Banyak perusahaan baru akan tumbuh di KITB dan membutuhkan teknisi handal. Oleh karena itu, pelatihan kami geser ke listrik industri agar lulusan bisa langsung menjawab tantangan kerja," katanya.
Menurut dia, perbedaan mendasar antara listrik rumah tangga dan listrik industri menjadi alasan utama dalam transformasi kurikulum.
Jika kelistrikan rumah tangga hanya menitikberatkan pada instalasi lampu, saklar, dan stop kontak, kata dia, maka listrik industri mencakup kontrol mesin, otomatisasi, dan efisiensi operasional.
"Di sektor industri, tenaga teknisi mengendalikan sistem dan program mesin. Satu orang bisa meng-handle beberapa mesin sekaligus jauh lebih efisien dibanding operator yang biasanya hanya menangani satu mesin, Tentunya ini yang dibutuhkan di industri," katanya.
Ia mengatakan peserta pada angkatan ini berasal dari latar belakang yang beragam dan sebagian besar masih pemula tetapi semangat belajar mereka cukup tinggi karena yang bersangkutan berharap bisa langsung bekerja setelah pelatihan selesai.
"Antusiasme mereka luar biasa. Saat wawancara, rata-rata mereka menyampaikan keinginan kuat untuk segera bekerja setelah lulus dari pelatihan,” katanya.
Dunung menambahkan pihaknya optimistis dengan kombinasi kurikulum berbasis industri, penggunaan Programmable Logic Controller (PLC), praktik terapan, serta dukungan pemerintah daerah maka dapat mencetak teknisi listrik industri yang siap terjun ke dunia kerja.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
