
Pemkot Pekalongan memperketat pengawasan hewan kurban cegah sebaran PMK

Kota Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperketat pengawasan hewan kurban yang diperjualbelikan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun penyakit lainnya pada ternak.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan Lili Sulistyawati di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa pengawasan hewan kurban merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dilakukan pemerintah daerah menjelang Idul Adha apalagi kebutuhan warga terhadap hewan ternak sebagian besar dipenuhi dari luar daerah.
"Oleh karena itu, kami memastikan pengawasan terhadap hewan kurban akan diperketat guna menjamin kesehatan dan kelayakan hewan yang diperjualbelikan kepada masyarakat untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat," katanya.
Menurut dia, lokasi-lokasi penjualan hewan kurban yang sudah mulai bermunculan akan lebih ditingkatkan dalam pengawasan dengan menerjunkan tim terdiri atas dokter hewan, serta tenaga medis dan paramedis veteriner.
Pengawasan, kata dia, dilakukan secara menyeluruh mulai dari kondisi fisik hewan, kebersihan kandang sementara, hingga dokumen administrasi kesehatan ternak.
"Hal ini penting kami lakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis seperti penyakit mulut dan kuku," katanya.
Ia mengatakan sebagai langkah pencegahan, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak milik peternak lokal.
Program vaksinasi tersebut, kata dia, terus digencarkan agar kesehatan hewan ternak tetap terjaga menjelang momentum meningkatnya lalu lintas perdagangan hewan kurban.
"Kami sebelumnya sudah melakukan vaksinasi PMK pada ternak-ternak milik peternak. Sekitar 100 dosis vaksin telah terdistribusi dan disuntikkan kepada lebih dari 300 ekor ternak yang ada di daerah," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan giatkan periksa kesehatan hewan kurban cegah PMK
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
