Logo Header Antaranews Jateng

Pemkot Pekalongan masifkan kampanye gerakan kebersihan rumah cegah hantavirus

Senin, 25 Mei 2026 19:45 WIB
Image Print
Pemkot Pekalongan menempelkan stiker imbauan waspada penyebaran hantavirus, di Pekalongan. ANTARA/HO-Humas Kota Pekalongan

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memasifkan kampanye gerakan kebersihan rumah dan lingkungan sebagai upaya mencegah potensi penularan hantavirus yang disebabkan hewan tikus.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan Indah Kurniawati, di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa gerakan ini menyusul adanya informasi kasus hantavirus di Indonesia yang sempat menjadi perhatian masyarakat.

"Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui kotoran tikus yang mengering dan bercampur debu lalu terhirup melalui saluran pernapasan manusia," katanya.

Menurut dia, gejala orang yang terinfeksi hantavirus pada tahap awal umumnya mirip penyakit infeksi lainnya seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga tubuh terasa lemas.

"Biasanya awalnya demam, pusing, nyeri otot, lalu yang dikhawatirkan ketika menyerang paru-paru sehingga muncul sesak napas," katanya.

Ia mengatakan, secara nasional jumlah kasus hantavirus masih terbatas yaitu berdasarkan informasi terdapat tiga kasus yang sempat teridentifikasi di Indonesia yaitu dua pasien telah sembuh, sedangkan satu kasus negatif setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan.

"Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada tanpa perlu panik," katanya.

Ia mengatakan, Kota Pekalongan dikenal sebagai daerah yang memiliki risiko penyakit berbasis lingkungan terutama saat musim hujan dan banjir.

"Ya ada kesan masyarakat masih trauma dengan COVID-19 sehingga ketika muncul penyakit yang menyerang saluran pernapasan tentu langsung khawatir. Namun, yang paling penting adalah pencegahannya yakni menjaga rumah agar tidak menjadi tempat berkembangnya tikus," katanya.

Ia mengatakan, sebagai langkah pencegahan untuk mengusir tikus juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan keberadaan kucing liar sebagai musuh alami tikus.

"Dengan memberi makan kucing liar di sekitar rumah dapat membantu mengusir tikus karena hewan pengerat itu cenderung menghindari aroma kucing," katanya.





Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026