Beras untuk e-warung BPNT di Kudus dan Jepara mulai dipasok

id bulog pasok beras, e warung BPNT, di Kudus dan Jepara

Beras untuk e-warung BPNT di Kudus dan Jepara mulai dipasok

Petugas dari Perum Bulog menunjukkan beras Bulog. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Pati (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Pati, Jawa Tengah, mulai memasok beras untuk sejumlah warung elektronik (e-warung) sebagai tempat transaksi penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) yang tersebar di Kabupaten Kudus dan Jepara dengan kualitas beras premium.

"Kami mulai memasok beras untuk sejumlah e-warung mulai bulan ini," kata Kepala Perum Bulog Cabang Pati Yonas Haryadi Kurniawan di Pati, Jumat.

Untuk Kabupaten Kudus, kata dia, pendistribusian beras untuk e-warung baru dimulai bulan ini dengan jumlah besar sekitar 41 ton.

Baca juga: Mensos janjikan nilai BPNT 2020 naik jadi Rp150 ribu

Beras sebanyak itu, dipasok untuk e-warung yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Kudus.

Ia berharap untuk kabupaten lainnya, seperti Kabupaten Pati, Rembang dan Blora bisa ikut dipasok dari Bulog, menyusul sudah ada dua kabupaten yang mulai menggunakan pasokan beras dari Bulog.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Sosial dan Keluarga Miskin Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kudus Arini Budi Utami membenarkan Perum Bulog Cabang Pati memang memasok beras untuk e-warung yang ada di tiga kecamatan.

"Tiga kecamatan tersebut sebagai tahap uji coba guna memastikan kualitas beras yang dipasok apakah sama atau justru lebih baik," ujarnya.

Ketiga kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Kaliwungu dengan jumlah keluarga penerima manfaat sebanyak 4.247 keluarga, Jati sebanyak 3.630 keluarga dan Bae sebanyak 1.898 keluarga.

Sementara jumlah total penerima manfaat BPNT di Kabupaten Kudus sebanyak 35.201 keluarga yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus dan dilayani 141 e-warung yang tersebar di desa-desa.

Keberadaan e-warung tersebut, untuk melayani pembelian pangan oleh masyarakat kurang mampu pemilik kartu keluarga sejahtera (KKS) yang berjumlah puluhan ribu penerima, mulai dari beras hingga telur.

Hasil rapat sebelumnya, Perum Bulog Cabang Pati menjanjikan beras yang akan digunakan untuk memasok e-warung merupakan beras berkualitas seperti halnya di pasaran.

Baca juga: Beras Bulog diujicobakan pasok e-warung BPNT di Kudus
Baca juga: Bulog diminta persiapkan beras berkualitas untuk e-warung BPNT
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar