Espanyol dan Ludogoretz tembus 32 besar Liga Europa

id Ludogorets dan Espanyol ,Liga Europa

Espanyol dan Ludogoretz tembus 32 besar Liga Europa

Penyerang Ludogorets Razgrad Jodi Lukoki merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Ferencvarosi dalam pertandingan Grup H Liga Europa di Ludorets Arena di Razgrad, Kamis (12/12/2019). (ANTARA/AFP/NIKOLAY DOYCHINOV)

Jakarta (ANTARA) - Klub Bulgaria Ludogorets dan Espanyol menembus 32 besar Liga Europa, setelah mengamankan dua posisi teratas Grup H pada hari terakhir pelaksanaan pertandingan-pertandingan fase grup, Kamis setempat (Jumat WIB).

Ludogorets Razgrad bermain imbang 1-1 dengan tamunya Ferencvaros. Mereka unggul terlebih dahulu pada menit ke-24 saat Jody Lukoki mampu memaksimalkan umpan dari Marcelinho, demikian catatan laman resmi UEFA.

Sayangnya mereka gagal mempertahankan keunggulan sampai laga usai. Pada menit ke-90, Nikolay Signevich meneruskan umpan silang pemain pengganti Michal Skvarka.

Baca juga: Rangers dampingi Porto melaju dari Grup G
Baca juga: Gent tetap kuasai Grup I, Braga juarai Grup K


Raihan satu poin membawa Ludogorets menduduki peringkat kedua dengan delapan poin. Sedangkan Ferencvaros yang hanya mengumpulkan tujuh poin hanya berada di peringkat ketiga, dan harus tersingkir dari Liga Europa.

Di tempat lain, Espanyol memastikan diri melaju ke fase gugur sebagai juara grup, meski pada laga terakhirnya takluk 0-1 dari tim tamu CSKA Moscow.

Gol semata wayang pada laga tersebut dibukukan Nikola Vlasic yang menyelesaikan umpan Mario Fernandes dengan sundulan menghujam gawang tuan rumah.

Apapun hasil pada laga tersebut tidak berpengaruh apa-apa kepada Espanyol, yang telah mengunci 11 poin. Sedangkan kemenangan perdana itu bagi CSKA sedikit memulihkan harga diri mereka yang menghuni posisi juru kunci, dan membuat klub Rusia tersebut kini mengoleksi lima poin.

Baca juga: Gulung AZ Alkmaar 4-0, Manchester United rajai Grup L
Baca juga: Arsenal lolos 32 besar sebagai juara Grup F didampingi Frankfurt


Klasemen akhir Grup H
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar