Jateng dorong peningkatan sinergi antarpemerintah kabupaten/kota

id wagub jateng,gus yasin

Jateng dorong peningkatan sinergi antarpemerintah kabupaten/kota

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Statistik Nasional di halaman kantor Gubernur Jateng. (Foto:Dokumentasi Humas Pemprov Jateng)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mendorong peningkatan sinergi antarpemerintah di semua tingkatan guna menyukseskan berbagai program pembangunan dan tercapainya kesejahteraan masyarakat di daerah.

"Sinergi, koordinasi, dan kerja sama antara pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat itu penting serta harus terus ditingkatkan," kata Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Semarang, Senin.

Menurut Wagub, program pembangunan di Provinsi Jateng tidak akan sukses apabila tidak ada sinergi, jalinan kerja sama, dan koordinasi yang baik dengan pemerintah kabupaten/kota yang ada.

Baca juga: Pemprov mendorong Program Ekotren untuk bantu pertumbuhan ekonomi Jateng

"Oleh karena itu, tugas pemerintah provinsi adalah menyambungkan kabupaten dan kota yang tersebar di 35 daerah untuk bersinergi dengan pemerintah pusat," ujar Taj Yasin.

Kendati demkian, ia mengakui jika setiap daerah, baik di Jateng maupun di penjuru nusantara memiliki persoalan yang berbeda dengan tingkat kerumitan yang juga berbeda, tapi tujuannya sama yaitu mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

Wagub mencontohkan salah satu program Pemprov Jateng untuk pengentasan kemiskinan dan bisa diadopsi oleh daerah lain di Indonesia adalah program "Satu OPD Satu Desa Binaan".

Program tersebut melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Pemprov Jateng untuk bergotong royong memberantas kemiskinan dan dalam pelaksanaannya, satu OPD wajib melakukan pembinaan kepada satu desa yang masuk kategori miskin.

Wagub menyebut Pemprov Jateng semaksimal mungkin mengakomodasi program dan aspirasi pemerintah daerah maupun pusat sehingga peran wakil dan kepala daerah sebagai "jembatan" antarpemerintah harus kokoh dan kuat.

"Semua program bisa terlaksana jika gubernur dan wakil gubernur juga bersinergi dan saling koordinasi. Jateng selama ini adem ayem, dan sinkron, setiap kami kunjungan ke daerah selalu didampingi kepala daerah atau yang mewakili. Semua tidak boleh meninggikan ego masing-masing," katanya.

Baca juga: Kendalikan inflasi, Pemprov Jateng dorong adanya berbagai inovasi
Baca juga: DPRD tetap kritis terhadap Pemprov Jateng
Baca juga: Gubernur paparkan agenda utama Pemprov Jateng kepada legislator terpilih
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar