PSIS pecat Patrick Mota

id Patrick Silva Mota,psis,liga 1

PSIS  pecat  Patrick Mota

Pesepak bola Perseru Badak Lampung FC Francisco Torres (kanan) berebut bola dengan pesepak bola PSIS Semarang Patrick Silva Mota (kiri), pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Lampung, Rabu (26/6/2019). PSIS Semarang mengalahkan Perseru Badak Lampung FC dengan skor akhir 1-0. ANTARA FOTO/Ardiansyah/aww.

Jakarta (ANTARA) - PSIS Semarang kembali melepas satu pemain asingnya, Patrick Silva Mota, yang dianggap tidak menunjukan performa terbaiknya selama bermain di klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut.

"Patrick Mota tidak kami daftarkan di putaran kedua kompetisi Shopee Liga 1 2019. Ia kami lepas dengan opsi pinjam atau transfer bagi klub yang berminat," ujar CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, seperti dilansir situs resmi PT Liga Indonesia Baru, Sabtu.

Yoyok mengatakan keputusan melepas Mota bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi berdasarkan hasil evaluasi antara manajemen dengan pelatih, PSIS harus mengganti Mota dengan pemain lain.

Yoyok mengatakan, Mota tidak masuk dalam skema pemainan PSIS untuk mengarungi paruh kedua Shopee Liga 1 Indonesia.

"Dari hasil evaluasi manajemen dan pelatih, untuk putaran kedua, kita mau ada skema baru, yakni lebih menyerang dan terbuka," kata dia.

Saat bergabung dengan PSIS, Mota selalu diturunkan sebagai pemain inti. Sayangnya, performa Mota menurun setelah pertandingan melawan Persib Bandung akibat hukuman kartu merah.

Yoyok juga menyampaikan terima kasihnya kepada Mota atas kontribusi pemain asal Brasil itu selama berseragam Laskar Mahesa Jenar.

Bersama PSIS, Mota telah bermain di 15 laga yang dijalani. Ia membawa PSIS berada di posisi 13 klasemen sementara Liga 1.

"Terima kasih untuk kontribusi Mota selama putaran pertama Shopee Liga 1 2019," ujarnya.

Sebelum Mota, PSIS juga telah melepas tiga pemain lainnya. Ketiga pemain itu yakni Shohei Matsunaga, Arthur Bonai, dan Kelvin Woppi.

Baca juga: PSIS lepas Arthur Bonai dan Kelvin Woppi

Baca juga: PSIS Semarang
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar