Kebakaran rumah di Boyolali akibatkan seorang tewas

id Kebakaran rumah, di Boyolali satu korban meninggal

Kebakaran rumah di Boyolali akibatkan seorang tewas

Sejumlah petugas pemadam kebakaran bersama polisi dan warga setempat saat melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran rumah Dukuh Alas Malang, Desa Ngargosari Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali, Jumat. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Sebuah rumah warga di Dukuh Alas Malang Desa Ngargosari Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat sore, terbakar menyebabkan satu penghuni rumah tewas.

Menurut Kepala Polsek Ampel Polres Boyolali AKP Margono, korban meninggal dunia pemilik rumah yakni Badrun Warso Suwarno (85) warga RT 02 RW 04 Dukuh Alas Malang Ampel Boyolali, dan jenazah setelah divisum di Rumah Sakit Umum Daerah Pandanarang, langsung dibawa pulang untuk dimakamkan.

"Jenazah korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Alas Malang, pada Jumat malam ini," kata Margono.

Margono mengatakan korban ini seorang kakek yang tinggal sendiri dan tidak memiliki anak. Istrinya telah meninggal 10 tahun yang lalu. Korban memang diketahui sering membuat perapian di dalam rumah untuk memanaskan ruangan.

Korban diduga membakar kayu atau sampah untuk perapian tersebut kemudian api dengan cepat merembet ke dinding rumah yang terbuat dari kayu dalam waktu sekitar 15 menit ludes terbakar.

"Kejadian kebakaran itu sekitar pukul 15.45 WIB. Warga juga tidak mengetahui kejadian itu, dan tiba-tiba api sudah membesar serta korban tidak bisa menyelamatkan diri. Korban ditemukan meninggal di dalam rumahnya," katanya.

Empat unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu warga setempat berusaha memadamkan api, tetapi api batru dapat dijinakkan sekitar pukul 17.10 WIB.

Jenazah korban dapat dievakuasi di tengah lokasi kebakaran dan kemudian dibawa mobil ambulans menuju RSUD Pandanarang Boyolali. Polisi bersama anggota Forkopimca, Satpol PP, BPBD, Pemerintah Desa Ngargosari, dan warga setempat menetralisir lokasi kebakaran.

"Kami dari hasil keterangan saksi, korban memang sering membuat api di dalam rumah untuk menghangatkan ruangan. Dugaan munculnya api dari perapian yang dibuat oleh korban, dan merembet ke dinding rumah," katanya.

Kendati demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan olah di tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kebakaran rumah milik korban.
Pewarta :
Editor: Antarajateng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar