Warga NU Boyolali berikan bingkisan Lebaran kepada anak yatim

id Nu Boyolali berbagai bersama anak yatim,Mudik Lebaran 2019,Idul Fitri 1440H,Info Mudik,ramadhan,tradisi lebaran,arus mud

Warga NU Boyolali berikan bingkisan Lebaran kepada anak yatim

Ketua Tanfiziah NU Kabupaten Boyolali Masruri (kiri) memberikan santunan dan bingkisan kepada anak yatim di Boyolali, Senin (3/6). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Bulan Puasa segera selesai dan kemudian melaksanakan Idul Fitri, masyarakat mari tetap menjaga kerukunan
Boyolali (ANTARA) - Warga Nahlatul Ulama (NU) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak yatim berbuka puasa dan memberikan baik santunan maupun bingkisan, di NU Center Boyolali, dalam rangka menyambut IdulFitri 1440 Hijriah.

Ketua Tanfiziah NU Kabupaten Boyolali, Masruri, di Boyolali, Senin, mengatakan warga NU Boyolali mengajak berbuka puasa, sekaligus memberikan santunan dan bingkisan kepada anak yatim, menjelang Lebaran ini.

Kegiatan tersebut, kata dia, bentuk kepedulian berbagai pihak di antaranya, dari sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pengusaha di Boyolali.

Selain memberikan santunan kepada anak yatim dari berbagai daerah di Boyolali, para kesempatan itu juga diresmikan penggunaan masjid yang sebelumnya mushalla di kompleks tersebut.

Pihaknya berharap, masjid tersebut sudah dapat digunakan untuk Shalat Jumat.

"Acara ini, sekaligus peresmian masjid di kawasan NU Center Boyolali, yang merupakan pengembangan dari mushalla," katanya.

Pihaknya berharap, dalam menyongsong Lebaran tahun ini, tetap terus terjaga kerukunan dan perdamaian di Indonesia pada umumnya, serta  Boyolali pada khususnya.

"Bulan Puasa segera selesai dan kemudian melaksanakan Idul Fitri, masyarakat mari tetap menjaga kerukunan, karena momen Idul Fitri masih berimpitan dengan agenda pemilu," katanya.

Ia mengharapkan proses Pemilu 2019 yang masih ada tahapan gugatan di Mahkamah Konstitusi tersebut, setelah Idul Fitri, tidak ada permasalahan, sedangkan Indonesia tetap aman dan damai sehingga pembangunan terus dilaksanakan.
 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar