Mendikbud: Festival Gamelan Internasional rayakan keragaman budaya

id Mendikbud festival gamelan ionternasional,budaya

Mendikbud: Festival Gamelan Internasional rayakan keragaman budaya

Sejumlah pelajar memainkan musik gamelan saat hari bebas kendaraan di Plaza Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (7/1/2018). Kegiatan tersebut sebagai sosialisasi acara International Gamelan Festival 2018 di Solo. (ANTARA /Maulana Surya)

Jakarta (Antaranews Jateng) - Gending Puspowarno membuka acara Festival Gamelan Internasional 2018 di Benteng Vastenburg Kota Solo, Jawa Tengah pada Kamis malam.

Ketawang Puspowarno yang pernah direkam etnomusikolog kenamaan asal Amerika Robert E. Brown pada 10 Januari 1971 di Keraton Paku Alaman Yogyakarta itu, diwarnai dengan tarian oleh maestro tari.

Ketawang Puspowarno liriknya dibuat oleh Pengeran Adipati Arya Mangkunegara IV (1853-1881) di Surakarta.

Gending itu dibunyikan untuk menyambut kedatangan sang pangeran ke istana atau sebelum duduk di kursi singgasana. Pada 1977, Ketawang Puspowarno hasil rekaman Robert E. Brown terpilih sebagai salah satu materi musik yang dikirim ke luar angkasa oleh NASA.

Bersama musik-musik terpilih lainnya, Ketawang Puspowarno dirangkum dalam piringan suara bernama Voyager Golden Record (sounds of earth) yang terbuat dari emas.

Dalam buku Murmurs of Earth: The Voyager Interstellar Record (1978), Ketawang Puspowarno berada di urutan kedua setelah karya ciptaan Johan Sebastian Bach berjudul Bradenburg Concerto no. 2 in F.8 ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan Festival Gamelan Internasional 2018 bertajuk "Gamelan Homecoming" untuk merayakan keragaman budaya.

"Ini akan menjadi arena mudik bagi kelompok gamelan yang berdiaspora di dunia," kata dia.

Dia mengatakan di luar negeri terus tumbuh dan berkembang gamelan. Hal itu tercermin dari 19 kelompok gamelan dari luar negeri yang ikut serta pada festival tersebut.

Direktur Festival Gamelan Internasional 2018 Rahayu Supanggah menyampaikan bahwa sebagai sistem musik, gamelan mengalami persebaran secara geografis, berinteraksi dengan lingkungan setempat, mengalami penyesuaian dan melahirkan variasi-variasi dari sisi bentuk dan komposisi.

Dalam pembukaan Festival Gamelan Internasional akan digelar karya komposisi karawitan hasil kolaborasi beberapa komponis yang tumbuh dalam tradisi gamelan, yang kemudian mencapai puncak penjelajahan artistik melalui penemuan, pembaharuan, dan penciptaan karya dalam dunia karawitan. (Editor : Fitri Supratiwi).
Pewarta :
Editor: Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar