Blora (ANTARA) - Kepolisian Resor Blora, Jawa Tengah, turut memperkuat program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi nasional melalui kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II di Dukuh Sumengko, Desa Bodeh, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto di Blora, Selasa mengatakan, jajaran Polres Blora siap mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

"Program ini bukan hanya tentang panen atau produksi pangan, tetapi juga memastikan hasil pangan dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melakukan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri serta peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.

Menurut dia, keterlibatan Polri dalam sektor pangan menjadi bentuk sinergi bersama pemerintah daerah, petani, Bulog, dan instansi terkait guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya secara virtual, Presiden RI mengapresiasi langkah Polri yang aktif membangun ekosistem ketahanan pangan dari hulu hingga hilir, mulai dari pendampingan petani, penyediaan gudang penyimpanan hasil panen, hingga dukungan terhadap program pemenuhan gizi nasional.

Sementara itu, Kasihumas Polres Blora AKP Midiyono menyampaikan bahwa secara nasional Polri menargetkan pembangunan 1.500 unit SPPG sepanjang tahun 2026.

Polri juga memperkuat infrastruktur pangan melalui pengoperasian gudang penyimpanan jagung berkapasitas besar agar distribusi hasil panen lebih stabil dan kesejahteraan petani meningkat.

"Apalagi, pada Sabtu (16/5) baru saja dilakukan panen raya jagung serentak kuartal II di Dukuh Sumengko, Desa Bodeh, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora," ujarnya.


Baca juga: Polisi mengklarifikasi kasus snapboost Blora dengan kerugian hingga Rp2,6 miliar