103 tempat wisata Jateng beroperasi
Sabtu, 11 Juli 2020 18:24 WIB
Ilustrasi: Wisatawan berada di taman Lumbini kawasan Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). ANTARA/Anis Efizudin/pras.
Magelang (ANTARA) - Sebanyak 103 dari 690 tempat wisata di wilayah Jawa Tengah telah beroperasi secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan setelah berlaku tatanan normal baru.
"Hingga Jumat (10/7) yang sudah operasional secara bertahap dan terbatas 103 objek wisata, sedangkan yang mengajukan izin dan diproses oleh Gugus Tugas COVID-19 ada 23," katanya di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menjadi pembicara pada Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pengembangan Desa Wisata Dalam Menghadapi Tataran Normal Baru Pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Sinoeng berharap masing-masing dinas pariwisata kabupaten/kota untuk terus melaporkan perkembangan agar pihaknya juga bisa ikut mempromosikannya.
Menurut dia, daya tarik wisata tidak serta merta bisa membuka kembali tanpa mengajukan izin kepada Gugus Tugas COVID-19 di kabupaten/kota setempat.
Ia menyampaikan pada era normal baru ini lebih fokus kepada wisatawan lokal, jangan terlalu berharap untuk wisatawan mancanegara.
Pihaknya tidak menargetkan pembukaan kembali semua daya tarik wisata yang ada. Namun, semua daya tarik wisata harus menerapkan protokol kesehatan.
"Mana saja yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas COVID-19 silakan dibuka kembali," katanya.
Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan pembukaan kembali daya tarik wisata setelah melakukan simulasi dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kemudian dilakukan uji coba dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan mengenai epidemiologi suatu wilayah tersebut masuk zona hijau, kuning, merah atau oranye.
Ia menyampaikan kalau Dinas Kesehatan belum membolehkan, maka belum diizinkan untuk operasional.
Baca juga: Kota Semarang: Belum semua tempat wisata kembali buka
Baca juga: Sejumlah objek wisata di Kudus mulai buka
"Hingga Jumat (10/7) yang sudah operasional secara bertahap dan terbatas 103 objek wisata, sedangkan yang mengajukan izin dan diproses oleh Gugus Tugas COVID-19 ada 23," katanya di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menjadi pembicara pada Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pengembangan Desa Wisata Dalam Menghadapi Tataran Normal Baru Pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Sinoeng berharap masing-masing dinas pariwisata kabupaten/kota untuk terus melaporkan perkembangan agar pihaknya juga bisa ikut mempromosikannya.
Menurut dia, daya tarik wisata tidak serta merta bisa membuka kembali tanpa mengajukan izin kepada Gugus Tugas COVID-19 di kabupaten/kota setempat.
Ia menyampaikan pada era normal baru ini lebih fokus kepada wisatawan lokal, jangan terlalu berharap untuk wisatawan mancanegara.
Pihaknya tidak menargetkan pembukaan kembali semua daya tarik wisata yang ada. Namun, semua daya tarik wisata harus menerapkan protokol kesehatan.
"Mana saja yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas COVID-19 silakan dibuka kembali," katanya.
Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan pembukaan kembali daya tarik wisata setelah melakukan simulasi dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kemudian dilakukan uji coba dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan mengenai epidemiologi suatu wilayah tersebut masuk zona hijau, kuning, merah atau oranye.
Ia menyampaikan kalau Dinas Kesehatan belum membolehkan, maka belum diizinkan untuk operasional.
Baca juga: Kota Semarang: Belum semua tempat wisata kembali buka
Baca juga: Sejumlah objek wisata di Kudus mulai buka
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Achmad Zaenal M
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Jateng sebut kawasan industri jadi magnet investasi tanamkan modali
12 February 2026 20:33 WIB
Pemprov Jateng siapkan perawatan rutin jaga nyala Api Abadi Mrapen tidak meredup
12 February 2026 19:54 WIB
BPS: KEK dan kawasan industri memiliki berkontribusi tumbuhkan ekonomi Jateng
12 February 2026 19:49 WIB
Terpopuler - Makro
Lihat Juga
Wagub : Pertumbuhan ekonomi Jateng tekan pengangguran dan angka kemiskinan
08 February 2026 5:51 WIB
HNSI Jatim ingatkan pengembangan energi pesisir harus cegah de-nelayanisasi
22 January 2026 3:13 WIB