Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang gulirkan program rehab 14 ribu RTLH warga kurang mampu

Rabu, 13 Mei 2026 21:10 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Batang Tatang Sontani. (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menggulirkan program rehabilitasi 14 ribu rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga kurang mampu agar bisa meningkatkan kualitas hidupnya melalui hunian layak.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Batang Tatang Sontani di Batang, Rabu, mengatakan bahwa sebanyak 161 rumah tidak layak huni akan dibangun pada tahun ini melalui kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD).

"Peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak menjadi prioritas yang tak bisa ditawar. Oleh karena itu, pada tahun ini, kami menggulirkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni untuk memastikan warga kurang mampu bisa tidur dengan nyenyak pada bangunan yang kokoh," katanya.

Menurut dia, rehab RTLH akan dilaksanakan bertahap dengan setiap rumah mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp18,5 juta.

"Bantuan Rp18,5 juta ini, skemanya Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja dan sisanya murni untuk pengadaan material. Yang belum tersentuh ada sekitar 14 ribu rumah, itu bisa bertambah bisa juga berkurang," katanya.

Ia mengatakan mengingat adanya keterbatasan APBD untuk menangani 14 ribu RTLH, pemerintah daerah melakukan langkah proaktif dengan melakukan "jemput bola" ke kementerian dan berkoordinasi intens dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Upaya itu, kata dia, kementerian akan membantu biaya rehabilitasi 200 RTLH bagi semua semua kabupaten/kota.

"Kita terus berupaya ke Kementerian Perumahan Rakyat dan Provinsi Jateng untuk mempercepat pengurangan jumlah RTLH di daerah ini," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah akan menerapkan sistem perencanaan n-1. Artinya, rumah yang diperbaiki tahun ini merupakan hasil verifikasi dan perencanaan dari tahun sebelumnya.

"Langkah ini diambil agar bantuan yang disalurkan oleh Bupati Batang benar-benar tepat sasaran, memiliki data administrasi yang kuat, dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah," katanya.


Baca juga: Pemkab Batang tekankan pentingnya kualitas SDM bagi generasi muda



Pewarta:
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026