Solo (ANTARA) - Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengusulkan pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di hilir setiap anak sungai untuk mengatasi persoalan pencemaran Sungai Bengawan Solo.
"Solusi ini merupakan cara tepat dan tercepat membuat Sungai Bengawan Solo tidak lagi tercemar," katanya di Solo, Rabu.
Ia mengatakan dengan pembuatan IPAL model ini maka air yang masuk ke Sungai Bengawan Solo sudah bebas dari polutan. Menurut dia, usulan tersebut sudah disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan memperoleh sambutan positif.
"Apalagi dari sisi waktu maupun biaya juga lebih efisien. Kalau membuat pipa-pipa dari pabrik atau tempat usaha, nanti limbahnya mau dibuang ke mana lagi. Solo ini sudah tidak ada tempat," katanya.
Selanjutnya, dikatakannya, pada setiap hilir anak Sungai Bengawan Solo dibuatkan dam untuk menampung aliran air. Untuk air yang ada di dalam penampungan, dikatakannya, diolah terlebih dahulu sebelum kemudian dibuang ke Sungai Bengawan Solo.
"Jika rencana ini jadi direalisasikan hanya membutuhkan empat IPAL, yaitu di Kali Pepe, Kali Wingko, Kali Jenes, dan Kali Anyar," katanya.
Ia mengatakan nantinya bukan hanya Kota Solo yang melakukan langkah ini tetapi Pemkot Surakarta juga akan melibatkan daerah lain, salah satunya Kabupaten Sukoharjo.
"Misalnya Sukoharjo membuat IPAL di Kali Samin biar limbah ciu tidak masuk Bengawan Solo," katanya.
Sementara itu, terkait biaya, dikatakannya, akan dibentuk konsorsium yang melibatkan pemerintah dan pengusaha.
Ia mengatakan solusi harus segera dikeluarkan mengingat Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyampaikan bahwa air dari Bengawan Solo sudah tidak layak konsumsi.
Baca juga: Ganjar minta perusahaan hentikan pembuangan limbah ke Bengawan Solo
Baca juga: Sungai Bengawan Solo tercemar, sejumlah perusahaan dipanggil
Wali Kota Surakarta usulkan IPAL hilir anak Sungai Bengawan Solo
Rabu, 4 Desember 2019 20:51 WIB
Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat memberikan keterangan kepada wartawan (Foto: ANTARA/Aris Wasita)
Pewarta : Aris Wasita
Editor : Heru Suyitno
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Ketenagakerjaan Surakarta ikut ramaikan peringatan Hari Buruh 2026 di Solo
01 May 2026 15:23 WIB
Hari Buruh 2026: perjalanan alumni UMS menembus dunia kerja hingga bisnis internasional
01 May 2026 14:35 WIB
Akademisi UMS ingatkan potensi El Nino "Godzilla", kemarau 2026 diprediksi lebih panjang
01 May 2026 12:00 WIB