Logo Header Antaranews Jateng

128 siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat asah wawasan global lewat Edutrip Singapura-Malaysia

Jumat, 8 Mei 2026 17:04 WIB
Image Print
Para sis was SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengasah wawasan global lewat kegiatan Edutrip di Singapura-Malaysia, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-SMP Muhammadiyah PK Solo

Solo (ANTARA) - Sebanyak 128 siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta mengasah wawasan global lewat kegiatan Edutrip di Singapura-Malaysia.

Pada kegiatan yang dilaksanakan selama 3-7 Mei tersebut para siswa didampingi oleh sepuluh guru. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Muhdiyatmoko mengatakan melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa dapat meningkatkan pengalaman lintas budaya.

Ia juga mengapresiasi atas sambutan dari International Islamic School Malaysia (IISM). Ia mengatakan edutrip ini menjadi program unggulan di sekolah dan rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Kami mengajak ratusan siswa untuk berkunjung ke sekolah dalam rangkaian program belajar. Kami ingin belajar dan berdiskusi secara langsung dengan siswa-siswi di Malaysia. Kami yakin interaksi tersebut akan memberikan dampak positif bagi para siswa ke depannya,” ujarnya saat sambutan di IISM, Rabu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan siswa dari Solo menuju Jakarta pada Minggu (3/5). Pada hari selanjutnya, para siswa bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Changi menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Setibanya di Singapura, siswa mengunjungi sejumlah destinasi ikonik, seperti Jewel Rain Vortex, Merlion Park, dan Gardens by the Bay, serta berbelanja di Bugis Street.

Pada Selasa (5/5), siswa mengikuti kegiatan edukasi di Marina Barrage. Di sana mereka belajar tentang pengelolaan air, teknologi lingkungan, dan pencegahan banjir. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Universal Studios Singapore sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaysia.

Di hari selanjutnya mereka berkunjung ke IISM. Kegiatan diawali dengan sambutan kedua pihak sekolah, dilanjutkan penampilan seni dari siswa, termasuk bela diri dari siswa Malaysia dan solo vokal lagu Bengawan Solo oleh siswa Indonesia.

Kedua institusi juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk kerja sama pendidikan.

Selama di IISM, para peserta edutrip mengikuti kegiatan belajar bersama selama 45 menit, termasuk diskusi, permainan edukatif, dan eksplorasi budaya Malaysia melalui wawancara. Sore harinya, siswa mengunjungi Genting Highlands dan menikmati wahana Genting Skyway. Pada hari terakhir, siswa mengunjungi sejumlah ikon Malaysia seperti Menara Kembar Petronas, Petrosains, Istana Negara, Putrajaya, serta Mitsui Outlet Park KLIA.

Dua siswa peserta edutrip, Naura Prashanti dan Dinda Azra Yudanto mengaku sangat terkesan dengan pengalaman yang didapat selama edutrip.

“Kami sangat senang karena kegiatan yang kami ikuti sangat menarik. Di sana kami bisa bertemu teman-teman dari luar negeri. Semoga ini menambah semangat kami untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri,” ungkap mereka.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk siap bersaing di tingkat global. Selain itu, diharapkan dapat membangun karakter mandiri dan adaptif terhadap dunia internasional.



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026